Anggaran Dipangkas, ini Andalan Jokowi untuk Penggerak Ekonomi

Petugas menata tumpukan uang di Cash Center Bank Mandiri, Jakarta, Jumat (29/7). Bank Indonesia mencatat dana asing yang masuk ke dalam negeri atau "capital inflow" hingga 25 Juli 2016 telah mencapai Rp128 triliun sebagai respons atas pemberlakuan program Pengampunan Pajak (Tax Amnesty). (Antara/Sigid Kurniawan)

Arah -  Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan bahwa pemangkasan anggaran pada APBNP 2016 tidak akan mempengaruhi target pertumbuhan ekonomi sebesar 5,2 persen.

"Sesuai kalkulasi Menkeu, tidak akan mempengaruhi karena pertumbuhan ekonomi tidak hanya dari APBN," kata Jokowi kepada wartawan usai membuka Rakernas I Asosiasi DPRD Kabupaten Seluruh Indonesia (Adkasi) di JIExpo Kemayoran Jakarta, Selasa petang.

Presiden menyebutkan ada investasi dari swasta, ada arus modal dan investasi yang masuk. "Banyak hal yang mempengaruhi, tidak hanya APBN," ujarnya.

Presiden juga menyatakan anggaran belanja yang dipotong adalah belanja-belanja yang tidak efisien, sementara belanja infrastruktur tetap ada.

"Yang dipotong, misalnya, anggaran perjalana dinas, anggaran belanja barang yang tidak perlu, biaya rapat-rapat," tuturnya.

Sebelumnya Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memutuskan untuk memangkas anggaran belanja pemerintah dan dana transfer ke daerah sebanyak Rp133,8 triliun pada APBN-P 2016.

Hal itu dilakukan setelah mempertimbangkan target penerimaan negara dari perpajakan yang diperkirakan akan meleset hingga Rp219 triliun di bawah target.

Dia menyebut, anggaran belanja pemerintah yang akan dikurangi adalah Rp65 triliun, sementara dana transfer ke daerah dibabat hingga Rp68,8 triliun. Pemangkasan anggaran terutama ditujukan untuk aktivitas yang dianggap tidak menunjang program prioritas pemerintah.

Berita Terkait

Jokowi Kumpulkan Kepala Daerah Terkait Anggaran Jokowi Kumpulkan Kepala Daerah Terkait Anggaran
Ini Strategi Sri Mulyani Atasi Defisit Anggaran Negara Ini Strategi Sri Mulyani Atasi Defisit Anggaran Negara
Presiden Minta Kementerian Pangkas Anggaran Hingga 50 Triliun Presiden Minta Kementerian Pangkas Anggaran Hingga 50 Triliun

#apbn #Kementerian Keuangan #potong anggaran #anggaran negara #Surat Untuk Presiden Jokowi

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar