Virus Zika Singapura Hantam Pariwisata Batam

Penumpang kapal ferry dari Singapura melewati alat pendeteksi suhu tubuh (termal scaner) sebelum melakukan pengecapan paspor di terminal kedatangan Pelabuhan Internasional Batam Centre, Batam, Kepulauan Riau, Rabu (31/8). Untuk mengantisipasi masuknya virus Zika ke Batam, pemerintah melalui Kantor Karantina Kesehatan Batam memasang alat pendeteksi suhu tubuh di pelabuhan-pelabuhan internasional yang merupakan pintu keluar masuk utama dari dan menuju Singapura. (Foto: Antara/M N Kanwa)

Arah - Virus Zika yang tengah menghantui Singapura memukul pariwisata Kota Batam Kepulauan Riau yang amat bergantung dari negara tetangga itu.

"Singapura adalah negara yang penting bagi Batam, jika terus menerus seperti ini, kunjungan wisman (wisatawan mancanegara) akan turun," kata Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Batam Yusfa Hendri di Batam, Senin (5/9).

Kebijakan Travel Advisory yang dikeluarkan banyak negara agar warganya menghindari bepergian ke Singapura, turut pula dirasakan Batam, karena mayoritas wisman masuk melalui Negara Singa.

"Seperti Australia, Malaysia, Korea dan lain-lain. Itu artinya mereka enggak masuk ke Singapura, berarti enggak ke Batam juga, karena pintu masuk wisman, ke Singapura dulu, baru ke Batam," katanya.

Ia mengaku belum mengantongi angka riil penurunan wisman ke Batam.

Namun berdasarkan informasi dari imigrasi yang diterimanya, ada penurunan jumlah wisman, baik masuk ke Batam dari Singapura, maupun wisatawan yang bepergian ke Singapura dari Batam.

"Saya belum punya angka penurunan. Informasi dari imigrasi, ada penurunan jumlah wisman, baik masuk ke Batam dan Singapura," kata dia.

Ia berharap, Pemerintah Singapura segera melakukan penanganan peredaran virus Zika, agar keadaan bisa segera pulih.

Sementara itu, lansir Antara, Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau langsung sigap mempersiapkan seluruh daya dan upaya untuk menghadang masuknya virus berbahaya itu ke wilayah setempat.

Langkah pertama, Dinas Kesehatan bekerja sama dengan pengelola kapal membagikan Kartu Kewaspadaan Kesehatan (Health Alert Card) kepada seluruh penumpang dari Singapura yang menuju Batam.

Setelah tiba di pelabuhan di Indonesia, maka petugas juga akan memeriksa suhu tubuh penumpang, sebagai indikasi awal orang yang terkena virus Zika.

Bila alat pendeteksi suhu tubuh (Thermo Scanner) belum diaktifkan atau belum ada, maka petugas akan mengecek suhu tubuh penumpang dengan alat yang ditempelkan di kepala.

Selain itu, Dinkes dan Dinas Kesehatan Pelabuhan juga menugaskan seluruh petugasnya untuk jeli memperhatikan setiap penumpang yang dicurigai mengidap virus Zika.

Berita Terkait

Wisata Taman Destinasi Andalan Pariwisata Surakarta Wisata Taman Destinasi Andalan Pariwisata Surakarta
114 Orang Terjangkit, Singapura Belum KLB Virus Zika 114 Orang Terjangkit, Singapura Belum KLB Virus Zika
Singapore Airlines Incar 10 Rute Destinasi Wisata Indonesia Singapore Airlines Incar 10 Rute Destinasi Wisata Indonesia

#virus zika #singapura #Batam #Kementerian Pariwisata #Pariwisata

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar