Ahok Pertanyakan Sistem Pemilihan Plt Gubernur di Kemendagri

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di Balaikota DKI, Jum'at (30/9). (Dani Hermansyah)

Arah -  Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) berharap penunjukan pelaksana tugas (PLT) yang akan ditetapkan Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) terbebas dari kepentingan politik.

Terlebih saksi Ahli presiden Djohermansyah Djohan mengatakan Plt tersebut berhak menandatangani APBD 2017 yang kini disusunya.

Ahok ragu Plt tersebut bebas dari konflik kepentingan yang dapat merugikan pemerintahan yang masih akan dijabatnya hingga Oktober 2017.

"Bapak (Djohan) menjamin mengangkat Plt yang terbaik dan bebas conflict of interest dalam pilkada, sedangkan Mendagri anda dari parpol, gimana bisa bebas dari conflict of interest?," kritik Ahok di Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Kamis (6/10/2016).

Menjawab pertanyaan Ahok, Djohan berjanji akan mendatangkan Plt terbaik yang netral. Djohan mengatakan Plt tersebut telah diuji oleh serangkaian prosedural standar.

"Soal Mendagri yang politisi, apa bisa mengangkat menunjuk Plt yang netral, biasanya itu dilakukan dengan prosedur standar, tidak bisa semua orang di Mendagri jadi Plt hanya punya reputasi bagus," jelas Djohan.

Diberitakan sebelumnya Djohan menjelaskan ketika petahana cuti pemerintah pusat akan menunjuk pelaksana tugas (PLT) yang diatur dalam peraturan menteri dalam negeri nomor 74 tahun 2016. Plt juga disebut berwenang dalam menandatangani perda APBD. Namun Ahok memprotes karena iya tidak mempercayai Plt tersebut dalam menjalankan programnya. (Helmi Shemi)

Berita Terkait

Diprotes Ahok, Ini Tanggapan Saksi Ahli Presiden Diprotes Ahok, Ini Tanggapan Saksi Ahli Presiden
'Impor Daging Dibuka-tutup, Itu Rawan Kecurangan' 'Impor Daging Dibuka-tutup, Itu Rawan Kecurangan'
Ahok: Operasi Daging Murah untuk Nutrisi Anak Ahok: Operasi Daging Murah untuk Nutrisi Anak

#Ahok Plt Gubernur DKI Jakarta #Cuti Petahana

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar