Cuti Kampanye, Ahok Khawatir Pekerjaan Menumpuk 10 Koper

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di Balaikota DKI, Jum'at (30/9). (Dani Hermansyah)

Arah - Calon gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok mengaku akan ada banyak pekerjaan yang menumpuk yang ia tinggalkan selama cuti kampanye yang dimulai pada 28 Oktober 2016.

"Aku banyak (kerjaan) yang gak kekejar nih. Banyak disposisi gak terkejar," kata Ahok di Balai Kota Jakarta, Selasa (25/10).

Ahok menyebutkan bahwa daftar pekerjaan yang akan ditinggalkannya yakni seperti surat disposisi dari internal pemerintahan maupun dari masyarakat.

"Disposisi. Kan semua surat dari masyarakat saya baca. Dari masyarakat tembusan dari dinas. Surat dari luar eksternal dan internal," sebut Ahok.

Sebelumnya Ahok pernah mengaku banyak pekerjaan ia yang belum diselesaikan mencapai 2 koper. Meski nantinya pelaksana tugas (Plt) bisa melakukan disposisi pekerjaannya, namun ia tetap khawatir Plt tidak mau mengerjakan sehingga ketika ia kembali diperkirakan pekerjaannya menumpuk hingga 10 koper.

"Yang paling khawatir kalo ada surat masuk Plt gak mau disposisi. Kalau masuk ya jadi 10 koper nanti. Ya kita selesaikan," ujarnya.

Ahok menambahkan ia juga khawatir masyarakat akan kecewa terhadapnya karena biasanya ia selalu menyelesaikan tugas-tugasnya tepat waktu bahkan hingga akhir pekan.

"Ya masyarakat jadi tau, jadi lambat aja. Kalo Jumat gak selesai saya bawa Sabtu-Minggu. Sehinga Senin pagi waktu rapim meja selesai semua," pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan Plt baru akan diumumkan pada Rabu (26/10/2016) oleh Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo. Plt tersebut akan menggantikan tugas dari Ahok dan wakilnya Djarot Saiful Hidayat yang cuti kampanye Pilkada DKI hingga 11 Februari 2017. (Helmi Shemi)

Berita Terkait

Diwajibkan Cuti, Ahok akan Bawa Saksi Ahli ke Sidang MK Diwajibkan Cuti, Ahok akan Bawa Saksi Ahli ke Sidang MK
MK Minta Ahok Buktikan Adanya Kerugian Konstitusional MK Minta Ahok Buktikan Adanya Kerugian Konstitusional
DPR: Cuti Bukan Hak, Tapi Wajib untuk Petahana! DPR: Cuti Bukan Hak, Tapi Wajib untuk Petahana!

#Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) #Cuti Petahana #Pilkada DKI Jakarta 2017 #pilkada serentak

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar