Eggi Sudjana: Kalau HMI Sudah Diotak-atik, Berbahaya!

Eggi Sudjana (ANTARA/Reno Esnir)

Arah - Pengacara Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Eggi Sudjana, mengingatkan agar tidak mengutak-atik HMI karena menurutnya dapat berkembang menjadi gerakan yang masif di Indonesia.

"Kalau HMI sudah diotak-atik, berbahaya. Jangan sampai nanti jadi berkembang dan masif di Indonesia. Sejarah sudah membuktikan setelah HMI turun tahun 1965 lalu," kata Eggi pada wartawan Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (9/11).

Baca Juga:

Ketua PB HMI akan Jalani Pemeriksaan di Polda Metro Jaya

5 Kader HMI Jadi Tersangka, Pengacara Minta Kliennya Tak Ditahan

Lima Kader HMI Ditetapkan Tersangka Terkait Demo 4 November

Dirinya pun menambahkan, kalau tuduhan yang dilakukan polisi terhadap kader HMI itu tidaklah mendasar.

Lebih lanjut, Eggi mengatakan hal itu disebabkan bukti yang dimiliki polisi itu hanya berupa rekaman belaka yang dianggapnya lemah.

Dia pun menyesali tindakan polisi yang menangkap kader HMI pada tengah malam. Sebab, lanjut Eggi, penangkapan polisi terhadap kader HMI tersebut dinilai tak sesuai dengan aturan hukum.

Eggi juga menyebut penangkapan itu terkesan seperti penangkapan terhadap terorisme. Meski, pihaknya menyatakan dalam menyikapi persoalan ini, masih menghormati proses hukum yang dilakukan polisi tersebut.

Selain itu, kedatangannya di Polda Metro Jaya adalah untuk meminta klarifikasi dari polisi untuk mengabulkan penangguhan penahanan terhadap ke-empat kader HMI yang masih ditahan polisi tersebut.

"Kami tanya ada berapa orang yang ditahan, ada empat katanya. Lalu kami minta penangguhan penahanan pada adik-adik kami yang ditahan itu," tutur Eggi.

Eggi juga menyebut sudah berpesan pada semua kader-kader yang ditahan pihak polisi untuk selalu bersikap kooperatif menjalani pemeriksaan yang dilakukan polisi.

"Kooperatif dong, kalau tak kooperatif kita yang kena. Saya tekankan, you mesti kooperatif, nurut secara hukum karena ini proses hukum yang harus dijalankan,", tutup Eggi.

Sebelumnya, Polda Metro Jaya melakukan penahanan kepada empat anggota Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dari lima orang yang disinyalir membuat kericuhan pada demonstrasi 4 November lalu.

Tersangka II dan AH sebagai mahasiswa Universitas Nasional(Unas), RR (Universitas Jayabaya), RM (Universitas Ibnu Khaldun), dan MRD (Universitas Attahiriyah). (Dani Hermansyah)

Berita Terkait

Ketua PB HMI akan Jalani Pemeriksaan di Polda Metro Jaya Ketua PB HMI akan Jalani Pemeriksaan di Polda Metro Jaya
3 Pelaku Pencurian 12 Minimarket di Bekuk 3 Pelaku Pencurian 12 Minimarket di Bekuk
Jessica Dijerat Pasal Pembunuhan Berencana, Ini Kata Pengacara Jessica Dijerat Pasal Pembunuhan Berencana, Ini Kata Pengacara

#Himpunan Mahasiswa Islam #Eggi Sudjana #Polda Metro Jaya

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar