Darmin Nasution Ungkap 2 Tantangan Global bagi Perekonomian RI

Menko Perekonomian Darmin Nasution (kiri) berbincang dengan Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita (kanan) disela-sela penyampaian laporan pencapaian dua tahun pemerintahan Presiden Joko Widodo-Jusuf Kalla bidang ekonomi di Gedung Bina Graha, Jakarta, Selasa (25/10). (Foto: Antara/ Puspa Perwitasari)

Arah -  Menko Perekonomian Darmin Nasution menilai, tantangan perekonomian Indonesia pada 2017 ada di luar ketimbang di dalam negeri sendiri. “Perekonomian global belum pulih. Kita bisa lihat bahwa proyeksi pertumbuhan ekonomi dunia setiap 3 bulan dikoreksi. Dan dikoreksinya ke bawah terus, Ngga ada koreksi ke atas,” katanya.

Hal itu diungkapkan Darmin, saat membuka acara “Outlook Ekonomi Indonesia 2017” pada Kamis (10/11), di Jakarta. Acara ini juga menampilkan pembicara lain, yaitu Ekonom Bank Mandiri, Anton Goenawan; Ekonom Bank CIMB Niaga, Adrian Panggabean; serta Presdir Astra International, Prijono Soegiarto.

Baca Juga:
Ekonomi Triwulan III 2016 di Bawah Target, Bagaimana 2017?
Gara-gara Note7 Gagal, Layar Samsung Galaxy S8 Diperbesar
Ditjen Pajak: Google Harus Bayar Pajak Tahun Ini!

Mengutip data Bank Dunia, Darmin menyatakan proyeksi pertumbuhan ekonomi dunia pada 2017 sebesar 3,4 persen. “Kecenderungannya pada bulan-bulan mendatang akan dikoreksi ke bawah,” ujarnya.

Dia menambahkan, perlambatan ekonomi global dipengaruhi 2 hal. Yaitu ketidakpastian kebijakan (policy uncertainty) dan sentivitas pasar (market sensitivity). Menurutnya, Indonesia juga mendapat pengaruh global dari 2 tantangan tersebut.

Darmin mengatakan, sejumlah reformasi yang dikemas dalam paket kebijakan ekonomi, merupakan upaya pemerintah untuk menekan ketidakpastian kebijakan tersebut.

Berita Terkait

Bank Jepang: Ekonomi Indonesia Dalam Keadaan Baik Bank Jepang: Ekonomi Indonesia Dalam Keadaan Baik
Ekonomi Triwulan III 2016 di Bawah Target, Bagaimana 2017? Ekonomi Triwulan III 2016 di Bawah Target, Bagaimana 2017?
Sri Mulyani: Bantu Saya Kawal Rp2.000 Triliun Uang Negara Sri Mulyani: Bantu Saya Kawal Rp2.000 Triliun Uang Negara

#Darmin Nasution #Pertumbuhan Ekonomi #Ekonomi Indonesia #Ekonomi Global

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar