Adakah Hubungan Kunjungan Intensif Jokowi dengan Isu Pelengseran?

Presiden Joko Widodo. (ANTARA FOTO/Widodo S. Jusuf)

Arah - Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung menegaskan jika kunjungan intensif Presiden Joko Widodo selama satu pekan terakhir adalah bentuk konsolidiasi politik lantaran adanya isu pelengseran pemerintahan Jokowi-JK pasca demo 4 November lalu.

Dikutip dari laman resmi Setkab.go.id, Presiden Jokowi disebutkan memang rajin mengunjungi ulama-ulama, pondok pesantren, aparat militer negara. Hal itu dilakukan untuk mendukung perbaikan kondisi negara.

“Enggak. Yang jelas presiden berkomunikasi, bersilaturahmi , berdialog dengan siapapun agar masyarakat ini segera tenang karena momentum perbaikan,” kata Pramono kepada wartawan, di ruang kerjanya lantai II Gedung III Kemensetneg, Jakarta, Senin (14/11).

Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu, konsolidasi politik itu juga bertujuan untuk menyampaikan permintaan untuk selalu menahan diri dan tidak bertindak gegabah. Tentunya ini berhubungan dengan kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan oleh Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. “Mudah-mudahan segera ada keputusan,” ujarnya.

Baca juga:

Undang UlamaMesir jadi Saksi, Ahok Dianggap Adu Domba Ulama

MUI Desak DPR RI Segera Bentuk Panja Pengawasan Kasus Ahok

Duh… 25 Muslim Rohingya Tewas Diberondong Tentara Myanmar

“Negara ini memang negara hukum, negara ini adalah negara yang berdasarkan hukum bukan berdasarkan tekanan kekuatan politik siapapun yang melakukan itu,” tutur Mas Pram, panggilan akrab Pramono Anung.

Saat ditanya mengenai kemungkinan Presiden Jokowi bertemu dengan para tokoh yang terlibat langsung dalam aksi demonstrasi 4 November lalu, Seskab Pramono Anung menegaskan, bahwa presiden bisa berkomunikasi dengan siapa saja.

“Tetapi yang jelas presiden tentunya melakukan komunikasi dengan tokoh-tokoh yang kemudian diharapkan bisa menentramkan persoalan ini. Jadi itu yang dilakukan,” ujarnya.

“Tetapi, memang presiden juga menjadwalkan untuk bertemu secara langsung dengan prajurit yang bertugas, misalnya di Paskas, di Kostrad, kemudian dengan alim ulama dan seterusnya. Jadi masih ada lagi,” tutupnya.

Berita Terkait:
Seskab: Golkar Belum Pasti Masuk Kabinet
Ini Bahasan Jokowi-Putin Terkait Aksi Terorisme
Ini Jawaban Jokowi Terkait Isu Merapatnya Golkar ke Pemerintah
Dimas Disebut Gandakan Uang di Istana, Pramono: Nggak Benar!
Demo 4 November Rusuh, Jokowi Tunda Kunjungan ke Australia
Presiden Jokowi : Kedaulatan Wilayah Tidak Dapat Ditawar
FOTO: Jokowi-Prabowo, Pertemuan Dua Mantan 'Seteru'
FOTO: Gerak Jokowi Usai Aksi 4/11
FOTO: Menanti Laju di Atas dan di Bawah Bumi
FOTO: Puncak Latihan Tempur Angkasa Yudha 2016

Berita Terkait

Seskab: Golkar Belum Pasti Masuk Kabinet Seskab: Golkar Belum Pasti Masuk Kabinet
Ini Bahasan Jokowi-Putin Terkait Aksi Terorisme Ini Bahasan Jokowi-Putin Terkait Aksi Terorisme
Ini Jawaban Jokowi Terkait Isu Merapatnya Golkar ke Pemerintah Ini Jawaban Jokowi Terkait Isu Merapatnya Golkar ke Pemerintah

#Kunjungan Presiden Jokowi #presiden joko widodo #setgab #Pramono Anung

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar