Kereta Api Terguling di India, 91 Orang Tewas

Kereta Api Terguling di India. (Foto: hindustantimes.com)

Arah - Dalam tragedi kereta terburuk di India selama beberapa tahun belakangan, 91 orang tewas dan lebih dari 150 orang cedera setelah satu kereta ekspres tergelincir di Negara Bagian Uttar Pradesh, India Utara, Ahad (20/11) pagi tadi.

"Kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 03.30 waktu setempat di dekat Pukhrayan, dekat Kota Kecil Kanpur di Uttar Pradesh. Sebanyak 14 gerbong Indore-Patna Express keluar dari rel ketika sebagian besar penumpang sedang tidur," kata seorang pejabat jawatan kereta, seperti dikutip Antara.

Sementara 91 mayat sejauh ini telah dikeluarkan dari gerbong yang ringsek, orang yang cedera dibawa ke rumah sakit di Kanpur.

Insiden kecelakaan itu terjadi saat Indore-Patna Express sedang dalam perjalanan ke Patna. Stasiun televisi lokal menayangkan gambar gerbong yang ringsek saling tumpang-tindih di rel kereta.

Sementara itu, petugas pertolongan sedang berusaha memotong jendela gerbong dengan menggunakan las pemotong untuk petugas memberi pertolongan pada penumpang yang terjebak, termasuk orang tua, dan perempuan.

Baca juga:

Pesawat Bawa Pasien Alami Kecelakaan, 4 Orang Tewas

Putrinya Meninggal Akibat Kecelakaan, Catatan Ayah ini Bikin Pilu

Beberapa laporan mengatakan dokter Angkatan Udara dan Angkatan Darat India telah dikerahkan untuk menenangkan dan mengobati penumpang yang cedera di lokasi kecelakaan. Sementara, bus swasta digunakan untuk membawa penumpang dan membantu mereka melanjutkan perjalanan mereka.

Beberapa saksi mata mengatakan, para penumpang yang tertidur mendadak terbangun karena mendengar suara keras dan terlempar.

"Kami terbangun karena mendengar suara keras pagi ini. Udara sangat gelap dan suaranya memekakkan telinga. Untung, saya selamat," kata Sunil Rai, seorang penumpang, seperi dikutip media lokal.

Perdana Menteri India Narendra Modi telah menyampaikan belasungkawa untuk penumpang yang tewas.

"Saya sangat sedih sehingga sulit digambarkan sehubungan dengan tergelincirnya Indore-Patna Espress. Doa saya bersama keluarga yang bersedih," katanya di akun Twitternya.

Perusahaan Kereta Api India juga telah mengumumkan ganti rugi sebesar 350.000 rupee atau 68 juta rupiah untuk keluarga penumpang yang meninggal. Dan, 50.000 rupee atau 9 juta rupiah untuk mereka yang menderita luka serius dalam kecelakaan kereta itu.

 

Berita Terkait:
KA Bengawan Tabrak Mobil, Satu Orang Tewas
Pesawat Bawa Pasien Alami Kecelakaan, 4 Orang Tewas
Tabrak Rumah Warga, Ustaz Ahmad Alhabsyi Alami Memar di Kepala
Ustad Alhabsyi Jalani Pemeriksaan MRI di Jakarta
TNI Mulai Lakukan Investigasi Jatuhnya Heli di Poso

Berita Terkait

KA Bengawan Tabrak Mobil, Satu Orang Tewas KA Bengawan Tabrak Mobil, Satu Orang Tewas
Pesawat  Bawa Pasien Alami Kecelakaan, 4 Orang Tewas         Pesawat Bawa Pasien Alami Kecelakaan, 4 Orang Tewas
Tabrak Rumah Warga, Ustaz Ahmad Alhabsyi Alami Memar di Kepala Tabrak Rumah Warga, Ustaz Ahmad Alhabsyi Alami Memar di Kepala

#Korban Kecelakaan #kecelakaan kereta api #Kereta Tergelincir

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar