Pemerintah Jajaki Swasta Garap Kereta Semi Cepat Jakarta-Surabaya

ilustrasi kereta cepat/Foter/Tokyoform

Arah -  Pemerintah mengaku masih mendalami opsi pihak swasta bisa menggarap proyek kereta semi cepat Jakarta-Surabaya.

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Bambang Brodjonegoro yang ditemui di Kemenko Kemaritiman Jakarta, Rabu, mengatakan pemerintah ingin agar proyek tersebut tidak membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

"Masih kami bahas bagaimana agar proyek ini tidak memberatkan APBN dan menambah beban pinjaman. Jadi kami masih mendalami opsi kerja sama pemerintah dengan badan usaha (KPBU) atau 'public private partnership' (PPP)," katanya.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, dalam kesempatan yang sama, mengatakan meski belum sampai pada keputusan final, ia memastikan pemerintah akan tetap memiliki aset dalam proyek tersebut.

Pasalnya, proyek yang digarap bersama Jepang tersebut akan tetap menggunakan jalur eksisting.

"Nanti yang tidak melekat baru bisa dikerjakan dengan skema 'business to business' (B to B)," katanya dikutip antara.

Baca juga:

Tak Dapat Tiket, Suporter Indonesia Ditraktir Makan Ketum PSSI

Hasil Survei Tinggi, AHY: Jangan Berpuas Diri

Alhamdulillah, Ada Masjid Portable di Sekitar Stadion Pakansari

Ada pun PT Kereta Api Indonesia (Persero) nantinya akan didorong untuk menjadi salah satu pengelolanya.

"KAI harus jadi pengelola atau paling tidak, salah satu pengelolanya," katanya menambahkan pembahasan proyek tersebut rencananya akan dibahas dalam rapat terbatas (ratas) bersama Presiden Joko Widodo Senin (19/12).

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan mengatakan proyek kereta berkecepatan hingga 180 km/jam itu setidaknya akan melewati tiga perhentian di provinsi tersebut, yakni Cikarang, Subang dan Cirebon.

Tiga perhentian itu disesuaikan dengan pengembangan wilayah tersebut yang meliputi pelabuhan, kawasan industri hingga bandara.

"Jadi berhenti di tiga tempat, di Cikarang (Bekasi) karena ada pusat industri, Subang karena ada pusat industri dan pelabuhan, serta Cirebon karena ada pusat industri, bandara dan pelabuhan," katanya.

Selalu pantau berita terkini hanya di arah.com

Berita Terkait:
Proyek Kereta Cepat Jakarta-Surabaya Kelar 2019
Waktu Tempuh KA Cepat Jakarta-Surabaya Hanya 3.5 Jam
Kereta Cepat Jakarta-Surabaya Pakai Teknologi Jepang?
Terkait Demo Besar, Pemberangkatan Kereta dari Gambir Dialihkan
Pembebasan Tanah Jalur Kereta Cepat Jakarta-Bandung Baru 60%

Berita Terkait

Proyek Kereta Cepat Jakarta-Surabaya Kelar 2019 Proyek Kereta Cepat Jakarta-Surabaya Kelar 2019
Waktu Tempuh KA Cepat Jakarta-Surabaya Hanya 3.5 Jam Waktu Tempuh KA Cepat Jakarta-Surabaya Hanya 3.5 Jam
Kereta Cepat Jakarta-Surabaya Pakai Teknologi Jepang? Kereta Cepat Jakarta-Surabaya Pakai Teknologi Jepang?

#Kereta Jarak Jauh #Proyek Kereta Cepat #Kereta Cepat Jakarta-Surabaya #kereta cepat

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar