Terkait Bom Thamrin, Polri Segera Proses Hukum Bahrun Naim

Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian menyampaikan sambutan pada acara Istigosah dan Doa Keselamatan Bangsa di Mesjid Agung, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Selasa (22/11). Istigasah dan doa bersama tersebut dihadiri unsur Polri, TNI, tokoh alim ulama, anak yatim, dan sejumlah elemen masyarakat. (ANTARA FOTO/Adeng Bustomi)

Arah - Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Tito Karnavian mengatakan pihaknya akan segera memproses salah seorang anggota Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) asal Indonesia, Bahrun Naim.

Hal tersebut dilakukan karena Bahrun Naim diduga menjadi dalang atas serangan teror di Kawasan Sarinah, MH Thamrin, Jakarta Pusat bulan Januari silam. "(Bahrun Naim) akan diproses hukum untuk kasus Jalan Thamrin,"ujar Tito di Lapangan Silang Monas, Jakarta Pusat, Kamis (22/12).

Namun ia tidak memberitahukan secara lengkap mengenai langkah-langkah apa yang akan dilakukan oleh pihak kepolisian untuk memproses Bahrun Naim dari segi hukum.

Baca Juga:

Tito Karnavian Ungkap Teroris yang Bergerak di Dunia Maya

Penggerebekan Tangsel, Kapolda: Bom Akan Digunakan Serang Pospol

Pasalnya, sosok yang disebut kepolisian menjadi dalang tersebut sedang berada di Suriah. Sehingga perbedaan negara tersebut membuat polri mempunyai cara tersendiri untuk menangani proses hukum itu. Kamis 14 Januari 2016 menjadi hari kelam bagi bangsa Indonesia. Ibu Kota Negara diteror bom. 31 orang jadi korban, tujuh diantaranya meninggal. Satu warga negara asing asal Kanada turut jadi korban meninggal akibat peristiwa tersebut.

Peristiwa bermula dari munculnya rentetan tembakan di kawasan Thamrin sekitar pukul 10.55 WIB. Awalnya pelaku menyerang Starbucks Coffee di Gedung Djakarta Theater. Tak lama kemudian pelaku lainnya meledakkan bom bunuh diri di pos polisi perempatan Sarinah yang lokasinya tak jauh Starbucks Coffee di Jalan MH Thamrin.

Usai melancarkan aksi bom bunuh diri, para pelaku yang berjumlah 5 orang melepaskan sejumlah tembakan ke polisi di lokasi. Dari dua kejadian ini petugas Polri dari Polda Metro dan Densus mengejar ke lokasi tersebut, kontak tembak di depan Djakarta Theater pun tak terelakkan. (Wildan)

Untuk berita politik terbaru hanya di arah.com

Berita Terkait:
Panglima TNI: ISIS Tidak Boleh Hidup di Indonesia!
Dunia Kutuk Aksi Teror Truk di Prancis
Anggota DPR: Kepala BNPT Harus Komit ke Korban Terorisme
Begini Proses Panjang Identifikasi Jenazah Santoso
Santoso Tewas, Hanafi Rais: Publik Muncul Kecurigaan
Penampakan Makam Terbesar di Dunia Kuburan Para Korban ISIS

Berita Terkait

Panglima TNI: ISIS Tidak Boleh Hidup di Indonesia! Panglima TNI: ISIS Tidak Boleh Hidup di Indonesia!
ISIS di Suriah, Kapolri: Indonesia Siap Jembatani AS dan Rusia ISIS di Suriah, Kapolri: Indonesia Siap Jembatani AS dan Rusia
Pasukan Irak Bebaskan Kota Kecil di Mosul dari IS Pasukan Irak Bebaskan Kota Kecil di Mosul dari IS

#Pemberantasan Terorisme #Kapolri Tito Karnavian #ISIS #Bahrun Naim

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar