PM Irak: Butuh Tiga Bulan untuk Tumpas ISIS

Tentara Syiah Irak menembakkan senapan artileri dalam pertempuran dengan militan Negara Islam dekat Falluja, Irak, 29 Mei 2016. (ANTARA FOTO/REUTERS/Staff/File Photo)

Arah - Perdana Menteri Irak Haider al-Abadi mengatakan, dibutuhkan waktu tiga bulan untuk menumpas kelompok ISIS.

Sementara itu, pasukan Irak dukungan Amerika Serikat terus bertempur untuk mengusir kelompok garis keras itu dari benteng kekuatan mereka di kota Mosul.

Abadi sebelumnya memperkirakan Mosul sudah dapat dikuasai kembali pada akhir tahun ini. Namun, komandan pertempuran mengatakan laju operasi perebutan kembali kota tersebut menjadi lambat karena keamanan warga sipil harus dilindungi.
Tidak seperti yang diharapkan pemerintah, sebagian besar warga di kota itu tidak mau mengungsi dari rumah mereka.

Ketika ditanya komentarnya soal pernyataan seorang komandan koalisi pimpinan AS bahwa operasi untuk menumpas ISIS dan jaringannya di Irak dan Suriah akan membutuhkan waktu hingga dua tahun, Abadi menilai itu sebagai pesimistis.

Baca Juga:

Kamboja Kerahkan Polisi Pantau Kecurangan Ujian Sekolah

"Amerika itu sangat pesimistis. Mereka dulu menyebut-nyebut soal waktu yang sangat lama tapi keberhasilan luar biasa yang dicapai para petempur kami yang berani dan heroik telah mengurangi (perkiraan) itu. Saya perkirakan bahwa di Irak (waktu yang diperlukan) adalah tiga bulan," ujarnya.

Selama lebih dari dua bulan melancarkan operasi, pasukan elit Irak telah menguasai kembali seperempat wilayah Mosul.

Seorang komandan tempur AS di lapangan mengatakan kepada Reuters, Minggu, pasukan Irak akan memulai kembali serangan dalam beberapa hari mendatang. Serangan itu merupakan tahap baru operasi yang akan melibatkan pengerahan pasukan Amerika lebih dekat ke garis depan di Mosul.

Mosul, kota terbesar di antara banyak wilayah Irak dan Suriah yang dikuasai ISIS. Selain Mosul, ISIS juga masih mengendalikan Kota Tel Afar, Qaim, Hawija dan daerah-daerah sekitarnya.

Kejatuhan Mosul kemungkinan akan mengakhiri ambisi ISIS untuk mendirikan kekhalifahan sendiri. Namun, mereka kemungkinan masih bisa meningkatkan serangan tradisional di Irak serta merencanakan serangan terhadap negara-negara Barat.

Tetap update berita politik hanya di arah.com

Berita Terkait:
Komandan Senior ISIS Tewas di Irak
AS Ancam Bunuh Pemimpin IS
Irak Kuasai 50% Kota Mosul Setelah Perang 2 Bulan
Pasukan Irak Bebaskan Kota Kecil di Mosul dari IS
Polisi Irak Masuki Kawasan Terakhir di Mosul Selatan
Penampakan Makam Terbesar di Dunia Kuburan Para Korban ISIS

Berita Terkait

Komandan Senior ISIS Tewas di Irak Komandan Senior ISIS Tewas di Irak
AS Ancam Bunuh Pemimpin IS AS Ancam Bunuh Pemimpin IS
Pasukan Irak Dekati Mosul, Benteng Utama ISIS Pasukan Irak Dekati Mosul, Benteng Utama ISIS

#ISIS #Militer Irak #Militer Amerika Serikat

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar