Benarkah Pertemuan dengan Rizieq Dongkrak Elektabilitas Anies?

Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kiri) didampingi Sandiaga Uno (kanan) menyampaikan visi dan misinya saat Debat Calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta di Hotel Bidakara, Jakarta, Jumat (13/1). Debat calon Gubernur dan Wakil Gubernur pertama tersebut mengangkat tema pembangunan sosial ekonomi untuk Jakarta. (ANTARA FOTO/M Agung Rajasa)

Arah - Lembaga Survei Politic Marketing (Polmark) Indonesia merilis hasil survei terbaru terkait elektabilitas para pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta. Hasilnya Anis Baswedan dan Sandiaga Uno unggul 25,3 persen.

CEO dan Founder Polmark Indonesia, Eep Saefullah mengatakan salah satu faktor yang membuat elektabilitas pasangan alon nomor urut 3 itu unggul adalah sikap perilaku dan keteladanan Anis-Sandi jika dibanding Basuki-Djarot dan Agus-Sylvi.

"Jadi Basuki dianggap memang terbukti bekerja memiliki pengalaman yang cukup sebagai pemimpin. Kepribadian atau karakter yang layak sebagai pemimpin terutama keteladanan itu jauh di bawah Anies Baswedan," ujar CEO dan Founder Polmark Indonesia, Eep Saefullah di Hotel Akmani, Jakarta Pusat, Kamis, (19/1).

Baca Juga:

Ditanya Soal Status Hukum Rizieq, Ini Jawaban Kejati Jabar

Rizieq Tersangka Kasus Penistaan Pancasila? Ini Kata Polda Jabar

Eep melanjutkan konsistensi Anies dalam memaparkan program kampanye yang membawa isu-isu besar seperti kurangnya lapangan pekerjaan dan kualitas pendidikan di Jakarta yang menurun sehingga menyebabkan angka kemiskinan kia meningkat. "Nomor satu kerja, terus yang kedua menurut saya ada satu yang konsisten dalam hasil survei kami mereka atau siapapun calon gubernur kurang lebih sama. Ternyata kemudian mereka beralih dalam itu sehari-hari yakni ada empat pertama lapangan pekerjaan itu semua survei mengatakan seperti itu bahwa lapangan pekerjaan adalah  masalah serius," tambahnya.

Namun Eep menyangkal jika pertemuan Anies dengan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) beberapa saat lalu juga turut menyumbang angka elektabilitasnya naik. "Enggak pernah baca datanya itu hanya hasil survei kualitatif setelah mendapatkan hasil survei, yang saya bicarakan di sini adalah angka berapa persen orang di Jakarta. Kita nggak bisa mengarang-ngarang soal itu dan kalau orang mengarang silahkan itu menyesatkan," pungkasnya.

Seperti diketahui hasil survei Polmark Indonesia menyebutkan elektabilitas paslon Anies Baswedan dan SAndiaga Uno  mencapai 25,3 persen mengungguli dua paslon lainnya yakni Agus Harimurti Yudhoyono dan Sylviana Murni, 23,9 persen dan posisi ketiga Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat, 20,4 persen. (Restu Saputra)

Tetap pantau berita politik terkini, hanya di arah.com

Berita Terkait:Pilgub DKI Diikuti Agus-Sylvi dan Ahok-Djarot Saja, Siapa Unggul?
Program Kampanye Dicontek Paslon Lain, Ahok: Perlu Disemprot!
Sandi Klaim Mesin Politiknya Telah Menangkan Hati Warga Jakarta
Amankan Debat Cagub DKI, Polisi Terapkan 4 Lapis Penjagaan
Hilangkan Ketegangan Jelang Debat, Sandi Fokus Main Basket
FOTO: Pasar Senen Diamuk Si Jago Merah
FOTO: Dukungan Hanura untuk Ahok

Tags : #Jakarta #Pilkada Serentak 2017 #Pilgub DKI Jakarta #Survei Pilkada #Survei Politic Marketing (Polmark)

Berita Terkait

Hasil Survei: Elektabiltas Ahok-Djarot Melambung Pasca Debat Hasil Survei: Elektabiltas Ahok-Djarot Melambung Pasca Debat
Timses Anies-Sandi Tuding Hasil Survei Tak Bertanggung Jawab Timses Anies-Sandi Tuding Hasil Survei Tak Bertanggung Jawab
Blusukan Dipercaya Lebih Pikat Masyarakat ketimbang Hasil Survei Blusukan Dipercaya Lebih Pikat Masyarakat ketimbang Hasil Survei

#Jakarta #Survei Pilkada #Pilgub DKI Jakarta #Pilkada Serentak 2017 #Survei Politic Marketing (Polmark) #Jakarta

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar