Bantah Selewengkan Dana Bansos, Ini Penjelasan Mpok Sylvi

Cawagub DKI Jakarta, Sylviana Murni memberikan keterangan kepada awak media usai menjalani pemeriksaan di Dittipikor Bareskrim Polri, Gedung Ombudsman, Jakarta, Jumat (20/1). (Foto: Arah.com/ Dani Hermansyah)

Arah - Calon wakil Gubernur DKI Jakarta, Sylviana Murni menyebut bahwa dirinya telah menerima dana hibah dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sejak era kempimpinan Joko Widodo sebesar Rp6,8 miliar.

Hal itu disampaikan usai menjalami pemeriksaannya sebagai saksi dugaan korupsi dana bansos Kwarda Pramuka DKI Jakarta di Bareskrim Dittipikor Gedung Ombudsman, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (20/1).

Menurut Sylvi, dana tersebut diluncurkan oleh Pemrov DKI berdasarkan Surat Keputusan Gubernur bernomor 235 tahun 2014 tanggal 14 Februari. "Di sini bukan bansos tetapi hibah, selanjutnya dari berapa yang diberikan dana ini Rp6,8 miliar. Ini jelas ya untuk kepengrususan 2013-2018," kata Sylvi di gedung Ombudsman RI, Jakarta.

Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka DKI Jakarta periode 2013-2018 ini menjelaskan, terkait dengan pengawasan dana tersebut, lanjut Sylvi, dirinya telah memiliki auditor independen khusus.

"Nah dari hasil kegiatan kita pada 2014, disini jelas sekali bahwa sudah ada auditor indipendent, jadi saya sudah punya disini kantor auditor terdaftar," paparnya.

Baca juga:

Usai Pemeriksaan, Sylviana Murni Sebut Bareskrim Polri Keliru

Ngetwitt Lagi, SBY Serang Penyebar 'Hoax' yang Kian Merajalela

Video Evakuasi Korban Lift Jatuh di Gedung BRI Sudirman

Wanita yang akrab disapa mpok Sylvi ini melanjutkan, dari hasil audit tersebut dilaporkan kalau tidak ada masalah dalam laporan keuangan dana hibah. "(Hasil audit) mengatakan bahwa kegiatan semua ini adalah wajar," terang Sylvi.

Selain itu, Sylvi juga sempat mengembalikan dana hibah itu sebesar Rp 801 juta ke Pemprov DKI lantaran ada beberapa kegiatan yang tidak terlaksana. "Ini ada yang tidak bisa dilaksanakan karena berbagai hal, antara lain waktu dan sebagainya. Ini ada bukti pengembalian kepada kas daerah sejumlah Rp801 juta sekalian ini pengembaliannya," imbuhnya.

Kendati begitu, Sylvi mengaku bahwa dirinya sangat optimis kalau dana tersebut tak pernah dilesewengkan. "Jadi saya menyampaikan bahwa semua kegiatan ini Insya Allah sudah saya sampaikan secara terbuka," tutup Sylvi. (Dani Hermansyah)

Ingin update berita politik terbaru setiap harinya? Tetap di arah.com

Berita Terkait:Usai Pemeriksaan, Sylviana Murni Sebut Bareskrim Polri Keliru
Sylvi Diperiksa Bareskrim, #SuperSylvi Curi Perhatian Netizen
Terkait Dana Bansos, Mpok Sylvi Penuhi Panggilan Bareskrim Polri
Jumat, Bareskrim Jadwalkan Pemeriksaan Sylviana Murni
Datangi Bareskrim, Ternyata Ini Agenda Pemeriksaan Sylviana Murni
FOTO: Pasar Senen Diamuk Si Jago Merah
FOTO: Menanti Laju di Atas dan di Bawah Bumi

#Jakarta #Pemeriksaan #Pemprov DKI Jakarta #Korupsi Dana Bansos #Bareskrim Polri #Sylviana Murni #Partner

Berita Terkait

Usai Pemeriksaan, Sylviana Murni Sebut Bareskrim Polri Keliru Usai Pemeriksaan, Sylviana Murni Sebut Bareskrim Polri Keliru
Dituding Keliru Oleh Sylviana Murni, Ini Balasan Polri Dituding Keliru Oleh Sylviana Murni, Ini Balasan Polri
Terkait Dana Bansos, Mpok Sylvi Penuhi Panggilan Bareskrim Polri Terkait Dana Bansos, Mpok Sylvi Penuhi Panggilan Bareskrim Polri

#Jakarta #Korupsi Dana Bansos #Sylviana Murni #Pemprov DKI Jakarta #Pemeriksaan #Bareskrim Polri #Jakarta #Partner

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar