Usut Korupsi Dana Bansos Pemprov DKI, Bareskrim Gandeng BPK

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divhumas Polri Brigjen Pol Rikwanto (Foto:Antara)

Arah -  Bareskrim Polri bekerja sama dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) mengaudit jumlah kerugian negara dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi pengelolaan dana hibah Pemprov DKI Jakarta di Kwarda Gerakan Pramuka DKI Jakarta tahun anggaran 2014 dan 2015.

"Untuk audit, sedang dalam proses di BPK," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Polri Brigjen Pol Rikwanto Rikwanto dalam pesan singkat, Minggu (22/1) seperti dikutip dari kantor berita Antara.

Dalam penyelidikan kasus tersebut, penyidik Bareskrim telah memeriksa lebih dari 10 orang saksi, diantaranya mantan Walikota Jakarta Pusat Sylviana Murni.

Sylviana menegaskan bahwa dalam pengelolaan dana hibah Pemprov DKI Jakarta di Kwarda Gerakan Pramuka DKI Jakarta tidak terjadi korupsi. "Sudah ada auditor independen yang menyatakan semua kegiatan ini wajar. Audit laporan keuangan Kwarda Gerakan Pramuka 2014 telah diaudit pada 23 Juni 2015 dengan pendapat wajar," kata perempuan yang maju dalam Pilkada DKI sebagai calon Wakil Gubernur DKI Jakarta nomor urut 1 tersebut.

Baca Juga:Terkait Dana Bansos, Mpok Sylvi Penuhi Panggilan Bareskrim Polri
Bantah Selewengkan Dana Bansos, Ini Penjelasan Mpok Sylvi
Usai Pemeriksaan, Sylviana Murni Sebut Bareskrim Polri Keliru


Ia pun menambahkan bahwa dari penggelontoran dana hibah sebesar Rp6,8 miliar tersebut, ada beberapa kegiatan kepramukaan yang tidak bisa terealisasi sehingga dilakukan pengembalian dana yang tidak terpakai ke kas daerah. "Ada bukti pengembalian ke kas daerah sejumlah Rp801 juta," imbuh Sylviana.

Sebelumnya, Calon Wakil Gubernur Sylviana Murni akhirnya mendatangi Kantor Dittipikor Bareskrim Polri di Gedung Ombudsman RI, Jakarta, Jumat (20/1). Kedatangan Sylvi guna menjalani pemeriksaan sebagai saksi dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi pengelolaan dana bansos Pemprov DKI Jakarta.

Menurut pantauan Arah.com, wanita yang berpasangan dengan Agus Yudhoyono dalam Pilkada DKI ini  datang dengan menumpangi mobil Fortuner. Tidak banyak komentar yang dilontarkan Sylvi saat mendatangi Gedung Ombudsman. "Sebagai warga negara yang baik, harus taat," ujar Sylvi di lokasi.

Ia pun berujar tidak ada persiapan khusus dalam menghadapi pemeriksaan Jumat. "Tidak ada (persiapan). Biasa saja," kata mantan walikota Jakarta Pusat itu.

Tetap pantau berita nasional terbaruhanya di arah.com

Berita Terkait:Dituding Keliru Oleh Sylviana Murni, Ini Balasan Polri
Bantah Selewengkan Dana Bansos, Ini Penjelasan Mpok Sylvi
Sylvi Diperiksa Bareskrim, #SuperSylvi Curi Perhatian Netizen
Terkait Dana Bansos, Mpok Sylvi Penuhi Panggilan Bareskrim Polri
Usai Pemeriksaan, Sylviana Murni Sebut Bareskrim Polri Keliru
FOTO: Pasar Senen Diamuk Si Jago Merah

#Dana Bansos #Jakarta #Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) #Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) #Korupsi Dana Bansos #Bareskrim Polri #Sylviana Murni

Berita Terkait

Bantah Selewengkan Dana Bansos, Ini Penjelasan Mpok Sylvi Bantah Selewengkan Dana Bansos, Ini Penjelasan Mpok Sylvi
Dituding Keliru Oleh Sylviana Murni, Ini Balasan Polri Dituding Keliru Oleh Sylviana Murni, Ini Balasan Polri
Sylvi Diperiksa Bareskrim, #SuperSylvi Curi Perhatian Netizen Sylvi Diperiksa Bareskrim, #SuperSylvi Curi Perhatian Netizen

#Jakarta #Korupsi Dana Bansos #Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) #Dana Bansos #Bareskrim Polri #Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) #Sylviana Murni #Jakarta

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar