Ingin KUR Berdampak Turunkan Impor, ini Strategi BRI

Direktur Utama Bank BRI, Asmawi Syam, menyampaikan keterangan pers di kantornya, Selasa (31/1). Bank BRI memaparkan kinerja keuangannya sepanjang tahun 2016 yang sudah lewat. (Foto: arah.com/ Ragil Junizar)

Arah -  PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk., konsisten untuk menyalurkan kredit ke sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) termasuk melalui skema Kredit Usaha Rakyat (KUR). Dari total KUR Rp94,4 triliun yang disalurkan bank BUMN sepanjang 2016, alokasi dari BRI mencapai Rp69,4 triliun.

Direktur Utama Bank BRI Asmawi Syam mengatakan, pihaknya mendukung kebijakan pemerintah untuk menaikkan alokasi KUR ke sektor produksi. Yaitu dari semula 25 persen pada 2016, menjadi 40 persen pada 2017. “Kalau perlu tahun ini 40 persen, tahun depan naik lagi jadi 50 persen, terus naik lagi jadi 60 persen,” katanya saat menyampaikan keterangan pers terkait kinerja keuangan Bank BRI tahun 2016, di Jakarta, Selasa (31/1).

Baca Juga: Wow! Kuliner Makassar Dikagumi Petinggi Madrid
Daur Ulang Iphone Bekas, Apple Raup Rp520 Miliar

 

Asmawi memiliki alasan, untuk terus meningkatkan alokasi KUR ke sektor produksi. Menurutnya, angka konsumsi Indonesia sangat tinggi. Sayangnya, sebagiannya masih dipenuhi dari impor. “Kalau barang-barang konsumsi itu bisa diproduksi sendiri di dalam negeri, tentu kita bisa menekan impor,” ujarnya.

Sejumlah komoditas yang masih diimpor, lanjut Asmawi, komponen produksinya banyak terdapat di tanah air. Dia mencontohkan cabai, bawang merah, jagung, daging sapi, selama ini sebagiannya masih diimpor. “Padahal tanah kita subur, lahan luas, upah tenaga kerja kita kompetitif, pasar dari produk-produk itu juga besar sekali di dalam negeri,” tandasnya.

Selain itu, menurutnya, usaha produksi memiliki multiplier effect yang besar. “Seorang nasabah yang punya usaha produksi, setidaknya mempekerjakan 2 orang. Usaha produksi juga memerlukan bahan baku, ada proses pengolahan, lalu pemasaran dan penjualan. Semua tahapan punya nilai ekonomi,” kata Asmawi.

Terkait:'Rumah Kreatif', Laboratorium BRI untuk Kembangkan UMKM
Bina UKM Lombok, BRI Salurkan Dana CSR Rp1,4 Miliar
Ada Situs Palsu Tawarkan Kredit, BRI Minta Masyarakat Waspada
Usaha Mikro Sedot Kredit Hampir Rp100 Triliun, Berapa yang Macet?
Asmawi Syam, Sungguh-sungguh Berkiprah Berbuah Anugerah
FOTO: Cerita di Balik Abyab Binsari, Gua Jepang di Pulau Biak
Deretan Tersangka Penyuap Patrialis Akbar
FOTO: Pasar Senen Diamuk Si Jago Merah
Rumitnya Meluncurkan Barang Seharga Rp3,4 Triliun

#Bank BRI #Barang Impor #Jakarta #Kredit Usaha Rakyat (KUR) #Impor # PT Bank BRI Tbk (Persero) #Asmawi Syam

Berita Terkait

Ada Situs Palsu Tawarkan Kredit, BRI Minta Masyarakat Waspada Ada Situs Palsu Tawarkan Kredit, BRI Minta Masyarakat Waspada
Bina UKM Lombok, BRI Salurkan Dana CSR Rp1,4 Miliar Bina UKM Lombok, BRI Salurkan Dana CSR Rp1,4 Miliar
'Rumah Kreatif', Laboratorium BRI untuk Kembangkan UMKM 'Rumah Kreatif', Laboratorium BRI untuk Kembangkan UMKM

#Jakarta # PT Bank BRI Tbk (Persero) #Bank BRI #Asmawi Syam #Kredit Usaha Rakyat (KUR) #Impor #Barang Impor

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar