Ini Sosok Nakhoda Pertamina Pengganti Dwi Soetjipto

Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Tanri Abeng (kiri) memberikan ucapan selamat kepada Plt Dirut Pertamina Yenni Andayani (kanan) usai memberikan keterangan pers di Kementerian BUMN, Jakarta, Jumat (3/2). Kementerian BUMN selaku pemegang saham melalui RUPS mencopot Dirut PT Pertamina (Persero) Dwi Soetjipto dan menunjuk Direktur Gas Pertamina Yenni Andayani sebagai pelaksana tugas (Plt) direktur utama di perusahaan minyak dan gas pelat merah tersebut. (Foto: Antara/Widodo S. Jusuf)

Arah -  Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Pertamina (Persero) memutusan untuk memberhentikan Direktur Utama Pertamina Dwi Soetjipto dan Wakil Dirut Ahmad Bambang dari jabatannya.

"Pemegang saham juga menujuk Yenni Andayani sebagai Pelaksana tugas Sementara (Plt) Direktur Utama Pertamina. Yenni saat ini juga menjabat Direktur Energi Baru Terbarukan (EBT) Pertamina," kata Komisaris Utama Pertamina Tanri Abeng usai menggelar RUPSLB Pertamina di Kantor Kementerian, Jumat (3/2).

Menurut Tanri, penggantian Dwi dan Ahmad tersebut tidak ada kaitannya dengan isu perseteruan keduanya seperti yang diberitakan media. "Ini (pergantian) hal yang biasa dan terjadi di mana-mana. Ini untuk mencari talent-talent baru yang bisa bekerja sama dan solid di Pertamina," ujar Tanri.

Baca Juga: Direksi Dirombak, Dirut dan Wadirut Pertamina Dicopot
Astaga! Deretan Ponsel ini Bentuknya Bikin Gagal Paham

Yenni Andayani (51), menjabat Direktur EBT Pertamina sejak 2014. Sarjana Hukum dari Universitas Parahyangan Bandung lulusan 1988 itu, memulai karirnya di Pertamina pada 1991. Dia pernah dipercaya untuk memegang posisi sebagai Direktur Utama PT Nusantara Gas Company Services di Osaka, Jepang, Direktur Utama PT Donggi-Senoro LNG (2009-2012) dan Senior Vice President Gas and Power Direktorat Gas PT Pertamina (Persero) (2013-2014).

Sementara itu, Deputi Bidang Usaha Jasa Keuangan, Jasa Survei dan Jasa Konsultasi, Gatot Trihargo mengatakan pemberhentian Dwi Sutjipto dan Ahmad Bambang sesuai dengan SK Menteri BUMN Rini Soemarno.

"Salah satu hal yang dicermati Ibu Menteri dan jajaran komisaris masalah leadership di Pertamina. Sebagaimana diketahui bahwa Pertamina ke depan punya tanggung jawab yang luar biasa. Jadi tugas strategis manajemen harus solid, sehingga perlu penyegaran," kata Gatot.

Ia menjelaskan sesuai dengan arahan komisaris bahwa komunikasi internal sangat penting. "Saat ini banyak keputusan yang tertunda yang harus diselesaikan ke depan. Tim ini harus solid dan berlanjut agar berdampak pada kinerja perusahaan keseluruhan," ujar Gatot.

Terkait:Direksi Dirombak, Dirut dan Wadirut Pertamina Dicopot
'Rumah Kreatif', Laboratorium BRI untuk Kembangkan UMKM
Asmawi Syam, Sungguh-sungguh Berkiprah Berbuah Anugerah
Kementerian BUMN Ingin Secepatnya Beli Saham Freeport
Usut Suap Reklamasi, KPK akan Panggil Plt Gubernur DKI Jakarta
Gara-gara Konflik, Orangutan Hampir Kehilangan Hutan
Seniman Grafiti '281 Antinuke' Luncurkan Stiker Protes Trump
Janji Manis Djarot di Kampung Ambon
Pooh, Kucing Lucu Berkaki Bionik yang Butuh Rumah Baru. Minat?
FOTO: Nikmatnya Aroma Klasik Kopi Banaran

#Direksi Pertamina #Dwi Soetjipto #Jakarta #Pertamina #RUPS #Direksi #Kementerian BUMN #Menteri BUMN #Rini Soemarno

Berita Terkait

Direksi Dirombak, Dirut dan Wadirut Pertamina Dicopot Direksi Dirombak, Dirut dan Wadirut Pertamina Dicopot
'Rumah Kreatif', Laboratorium BRI untuk Kembangkan UMKM 'Rumah Kreatif', Laboratorium BRI untuk Kembangkan UMKM
Asmawi Syam, Sungguh-sungguh Berkiprah Berbuah Anugerah Asmawi Syam, Sungguh-sungguh Berkiprah Berbuah Anugerah

#Jakarta #Pertamina #Direksi Pertamina #Dwi Soetjipto #Direksi #RUPS #Kementerian BUMN #Menteri BUMN #Rini Soemarno

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar