Polres Bekasi: Kalau Ada Ormas Ikut Aksi 112, Kami Bubarkan!

Ribuan orang memadati area Masjid Istiqlal usai melaksanakan salat Jumat dan bersiap memulai aksi 4 November di Jakarta, Jumat (4/11). Aksi yang diikuti ribuan pengunjuk rasa itu menuntut kepastian hukum terkait dugaan penistaan agama yang dilakukan Basuki Tjahaja Purnama. (Foto: Antara/Paramayuda)

Arah - Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi Kota, Jawa Barat, meminta tokoh agama untuk proaktif membantu kepolisian mencegah organisasi kemasyarakatan di wilayah hukum setempat terlibat aksi Gerakan Nasional Pengawal Fatwa pada Sabtu (11/2) di Jakarta.

"Kami meminta kepada tokoh-tokoh agama untuk menyerukan kepada Ormas agar tidak ikut aksi '112'. Kalau ada akan kami bubarkan," kata Kapolrestro Bekasi Kota Kombes Pol Umar Surya Fana di Bekasi, Kamis (9/2).

Menurut dia, pihak kepolisian telah mengunjungi kantor Nahdlatul Ulama (NU) Kota Bekasi untuk berkoordinasi seputar imbauan itu.

Selain itu, pihaknya juga telah menjalin komunikasi dengan sejumlah Ormas seperti FBR Kota Bekasi, FPI Kota Bekasi, GIBAS, GMBI, AMS dan FPPM di Pondok Pesantren Daarut Takwa untuk mencegah keterlibatan mereka dalam aksi itu.

"Kami sudah bicara dengan pimpinan Ponpes Daarut Takwa Kyai Abdul Hadi untuk membantu mencegah massa berangkat ke Jakarta," ujarnya.

Baca Juga: Bergaya Unik, Claudia Adinda Rela Beli Barang Jadul Harga Mahal
Sidak ke RS di Jambi, Zumi Zola Ngamuk, Teriak dan Pukul Meja

Umar mengatakan, permintaan kepolisian itu dilatarbelakangi situasi perselisihan antara calon petahana Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama dengan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Ma'ruf Amin yang dianggap telah selesai.

"Untuk urusan Ahok dan Ketua MUI sudah dimaafkan oleh Ketua MUI dan tidak perlu diperpanjang lagi," terangnya.

Umar mengimbau kepada masyarakat Bekasi untuk tidak mencampuri persoalan di DKI dan lebih memikirkan untuk berkontribusi membangun Kota Bekasi.

"Lebih baik masyarakat Bekasi memikirkan Kota Bekasi dan tidak ikut campur urusan DKI," tegasnya.

Video Trending Pilihan Redaksi:

Terkait:Ditanya Aksi 112, Wiranto: Bukan Hak Saya Melarang, Tapi..
Aksi GNPF MUI 11 Februari Dilarang Polisi, DPR Kebakaran Jenggot
Aksi 112, MUI Samarinda: Jika Warga ke Jakarta, Ingat Etika Islam
Survei Poltracking: Ahok Tetap Sandang Predikat Cagub Ter...
Rizieq Dilabeli Status Tersangka, Polri: Tinggal Nunggu Waktu!
Wow! Tukang Cukur Menata Rambut Pelanggan dengan Api, Mau Coba?
Janji Manis Djarot di Kampung Ambon
Deretan Tersangka Penyuap Patrialis Akbar
FOTO: Cerita di Balik Abyab Binsari, Gua Jepang di Pulau Biak
SBY: Penyadapan Bentuk Kejahatan Serius

#Jakarta #demo 112 #polisi larang demo 112 #demo 112 dilarang #Aksi 112

Berita Terkait

Aksi GNPF MUI 11 Februari Dilarang Polisi, DPR Kebakaran Jenggot Aksi GNPF MUI 11 Februari Dilarang Polisi, DPR Kebakaran Jenggot
Ditanya Aksi 112, Wiranto: Bukan Hak Saya Melarang, Tapi.. Ditanya Aksi 112, Wiranto: Bukan Hak Saya Melarang, Tapi..
Hakim MK Adakan Pertemuan, Bahas OTT Patrialis? Hakim MK Adakan Pertemuan, Bahas OTT Patrialis?

#Jakarta #Aksi 112 #demo 112 dilarang #polisi larang demo 112 #demo 112

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar