Napi 'Pelisiran', Borok Lapas Sukamiskin Terkuak

Gedung lapas Sukamiskin, Bandung/ Hary Anto

Arah - Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil KemenkumHAM Jabar, Molyanto mengatakan masih meneruskan proses investigasi terkait penyalahgunaan izin keluar di Lapas kelas I Sukamiskin.

"Ini masih meneruskan proses investigasi kepada seluruh pejabat dan staf yang terkait terkait dengan isu-isu yang ada dalam pemberitaan majalah Tempo edisi 6 Februari 2017," ujarnya kepada wartawan di Lapas Sukamiskin, jl AH Nasution, Kota Bandung, Kamis (9/2/2017).

Pihaknya menambahkan bahwa terkait permasalahan tersebut, inspektorat Kementerian Hukum dan HAM sudah membentuk tim gabungan terdiri dari inspektorat jenderal tiga orang, Direktorat Lembaga Pemasyarakatan dua orang dan dari kantor wilayah hukum Jawa Barat dua orang.

Baca Juga: Napi Pelisiran di Sukamiskin, DPR Minta Pimpinan Lapas Diperiksa
Gmail akan Sulit Diakses Dalam Waktu Dekat???

Kemudian hasil yang sudah ia dapat bersaing tim selama 3 hari berturut-turut ini adalah terkait dengan apa yang dinyatakan dalam majalah Tempo, ia membenarkan bahwa Anggoro Widjojo selama bulan November sampai Desember 2014 diizinkan keluar selama 4 kali untuk keperluan berobat.

"Diizinkan keluar selama 4 kali untuk keperluan berobat karena sakit komplikasi gula dan penyakit dalam lainnya, namun setelah berobat tidak langsung kembali ke lapas sempat pergi ke apartemen Gateway, kenapa? karena pengawalnya tidak melakukan tugas pengawalan sebagai mestinya," katanya.

Ia melanjutkan demikian terhadap narapidana Roni Herton keluar lapas dua kali pertama tanggal 28-29 Desember 2016 adalah atas izin luar biasa untuk menengok anak kandungnya di Rumah Sakit Charitas.

"Tapi terjadi juga penyimpangan karena dalam izin kalapas situ dikatakan, apabila bermalam harus bermalam di Lapas terdekat yaitu Lapas kelas 1 Palembang tapi tidak dilaksanakan itu juga kesalahan dari pengawal dan tentu juga ada ketidakpatuhan dari narapidana," terangnya.

Berita Terkait

Duh! Sampah Bandung Raya Berkisar 1.311 ton per Hari Duh! Sampah Bandung Raya Berkisar 1.311 ton per Hari
Kapolri kepada Rizieq: Kalau Diperiksa Bawa Pengacara Saja Kapolri kepada Rizieq: Kalau Diperiksa Bawa Pengacara Saja
Pungli Kadis di Bandung, Seminggu Bisa Kantongi Rp 50 Juta Pungli Kadis di Bandung, Seminggu Bisa Kantongi Rp 50 Juta

#Bandung #Narapidana #Lapas Sukamiskin, Bandung #Razia Lapas #lapas

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar