Dugaan Pelanggaran Berat, Tiga Paslon DKI Terancam Pidana

Bukti digital yang diprint atas dugaan politik uang, Senin (13/2/2017). (foto/arah.com/restu).

Arah -  Kordinator Nasional Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR), Masyukurudin Hafidz melaporkan indikasi dugaan praktik politik uang (Money Politic) pada Pilkada DKI 2017 yang di lakukan tiga pasangan calon (Paslon).

Dugaan ini berasal dari hasil pemantauan Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR) dihari pertama masa tenang Pilkada DKI 2017.

"Dalam dugaan politik uang. Kita temukan dalam bentuk dokumen digital dari ketiga pasangan calon," ujarnya di kantor Bawaslu DKI Jakarta, Jalan Danau Sunter III, Sunter, Jakarta Utara, Senin (13/2/2017).

Ia menjelaskan, paslon nomer 1 itu berupa kartu dengan materi prioritas mendapatkan dana bergulir, untuk paslon nomer 2 terkait kupon pasar murah, lalu paslon nomer 3 itu terkait brosur formulir pendaftaran relawan dengan imbalan kupon minyak gratis.Dengan tegas ia menilai, itu melanggar UU.

Baca Juga: Jelang Pemilihan, Keluarga Anies-Sandi Jadi Target....
Atribut Kampanye Masih Terpampang, JPPR Lapor ke Bawaslu

"Kalo bentuk fisik belum, kita masih dalam pencarian. Saya juga sudah bertanya kepada beberapa teman relawan JPPR dan relawan Panwas," terangnya.

Dokumen fisik juga belum ditemukan, namun pihaknya telah menemukan bukti dalam bentuk digital yang sudah menyebar di meda sosial.

"Kalau ketiga dokumen ini benar, maka bisa di kategorikan tindakan mempengaruhi pemilih," tegasnya.

Sedangkan jika dokumen itu salah, maka pihak yang menyebarkan akan dijerat transaksi elektronik bahwa menggunakan dokumen itu dan menyebarkannya.

Sesuai aturan jika terjadi pelanggaran pilkada seperti politik uang, maka akan dikenai UU Nomor 10 Tahun 2016 Pasal 73. Sanksinya pidana penjara paling sedikit 36 bulan paling lama 72 bulan dan denda paling sedikit Rp200 juta rupiah paling banyak Rp1 miliar.

Video Trending Pilihan Redaksi:

Terkait:30 Ribu Personel Gabungan Amankan Pilkada DKI
Fadli Zon Bicarakan Pemimpin Karbitan, Sindiran untuk Jokowi?
Kawal Pemeriksaan Rizieq, FPI Siap Geruduk Mapolda Metro Jaya
Polri Dianggap Bisa Kewalahan Jika Rizieq Dikriminalisasi
Polisi Sebut Habib Rizieq Banyak Menyangkal Selama Pemeriksaan
Potret Ajang Penghargaan 'Grammy Awards 2017'
FOTO: Pengunjung Rumah Lembang Membludak, Ini Penampakannya
Deretan Tersangka Penyuap Patrialis Akbar
FOTO: Cerita di Balik Abyab Binsari, Gua Jepang di Pulau Biak
SBY: Penyadapan Bentuk Kejahatan Serius

#Jakarta #politik uang #Nomor Urut Pasangan Pilkada #pengamanan pilkada dki

Berita Terkait

Djarot Sebut Pedagang Pasar Senen Akan Direlokasi ke Blok V Senen Djarot Sebut Pedagang Pasar Senen Akan Direlokasi ke Blok V Senen
Wantim MUI Gelar Rapat Pleno, Jokowi Batal Hadir Wantim MUI Gelar Rapat Pleno, Jokowi Batal Hadir
Polisi Sebut Habib Rizieq Banyak Menyangkal Selama Pemeriksaan Polisi Sebut Habib Rizieq Banyak Menyangkal Selama Pemeriksaan

#Jakarta #pengamanan pilkada dki #Nomor Urut Pasangan Pilkada #politik uang

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar