Salahgunakan KITAS, Imigrasi Mataram Deportasi Warga Korea

Sejumlah Warga Negara Asing (WNA) asal Tiongkok dikawal petugas Imigrasi Bogor keluar dari Kantor Imigrasi Kelas I Bogor, jalan Ahmad Yani, Kota Bogor, Jawa Barat, Rabu (18/1) malam. Imigrasi Bogor mendeportasi 11 WNA asal Tiongkok kembali ke negaranya karena melakukan pelanggaran keimigrasian dengan tidak bisa menunjukkan kelengkapan dokumen dan menyalahi visa kunjungan bisnis untuk bekerja. (ANTARA FOTO/Arif Firmansyah)

Arah - Kantor Imigrasi Kabupaten Mataram, Nusa Tenggara Barat, Senin (13/2), mendeportasi Choi Chunghyun (63). Ia diketahui pihak setempat dan mengaku sebagai tenaga pengajar bergelar profesor asal Republik Korea.

Rahmat Gunawan selaku Kepala Seksi Status Keimigrasian Kantor Imigrasi Mataram Senin (13/2), mengungkapkan Chunghyun harus di deportasi lantaran menyalahgunakan kartu izin tinggal terbatas (KITAS) yang dimilikinya.

"Sebenarnya hanya KITAS-nya yang bermasalah. Kalau paspornya masih berlaku sampai 2019," terang Rahmat.

Baca Juga: 'Hilang' Sejak 1963, Tengok Apa yang Dialami Tentara Ini
Dinas Pendidikan Bandung Larang Siswa Rayakan Valentine

Sebelumnya didapati KITAS Chunghyun ini tidak sesuai dengan maksud dan tujuannya selama berprofesi sebagai tenaga pengajar di lembaga kursus bahasa Korea milik PT Ellite Akademi Korea yang ada di Kota Mataram. "Jadi selama dia berada disini (Mataram), izin tinggal yang dia kantongi tidak sesuai dengan kegiatannya," ujar Rahmat.

Penyalahgunaan izin tersebut terungkap ketika Chunghyun bersama seorang rekannya Kim Joom Yung, datang ke kantor Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) NTB guna mengurus dokumen perizinan mempekerjakan tenaga kerja asing (IMTA).

Nahas pada saat dilakukan pemeriksaan, petugas Dinsosnakertrans NTB mencurigai ada permasalahan dalam berkas yang diajukan Chunghyun. Baru setelah itu, petugas melaporkannya ke pihak imigrasi. "Jadi apa yang sudah dilaporkan itu benar, visa dan KITAS yang dikantonginya bermasalah. Tapi itu hanya untuk Chunghyun, untuk rekannya tidak ada masalah, KITAS-nya sudah sesuai," pungkasnya. (Moch Abdul Kholiq)

Video Trending ilihan Redaksi:

Terkait:Komunitas Sepeda Mataram Dilirik Dinas Kepemudaan dan Olah Raga
Diduga Menyimpang, Lembaga Alquran ini Disegel Pemda
Koordinasi Penanganan Bencana di Mataram Manfaatkan Medsos
Wow, Komunitas Sepeda di Mataram Dilirik Pemerintah
Imigrasi Soetta Tolak Kedatangan Dua Wanita Maroko

#Kantor Imigrasi #Mataram

Berita Terkait

Diduga Menyimpang, Lembaga Alquran ini Disegel Pemda Diduga Menyimpang, Lembaga Alquran ini Disegel Pemda
Koordinasi Penanganan Bencana di Mataram Manfaatkan Medsos Koordinasi Penanganan Bencana di Mataram Manfaatkan Medsos
Wow, Komunitas Sepeda di Mataram Dilirik Pemerintah Wow, Komunitas Sepeda di Mataram Dilirik Pemerintah

#Mataram #Kantor Imigrasi #Mataram

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar