AP II Investasi Rp 625 Miliar untuk Runway Bandara Soeta

Pekerja saat melakukan pengecekan akhir monitor jadwal keberangkatan pesawat di Terminal 3 Ultimate Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Jumat (5/8). (Antara/Muhammad Iqbal)

Arah -  Perseroan Terbatas Angkasa Pura (AP) II menginvestasikan Rp625 miliar guna pengembangan sisi udara Bandara Internasional Soekarno-Hatta khusus untuk meningkatkan kapasitas "runway" (landas pacu) agar dapat melayani sebanyak 86 penerbangan per jam.

"Tujuan pengembangan di sisi udara, selain memperlancar arus lalu lintas pesawat ketika berada di darat, juga demi faktor keselamatan sehingga program IRC 86 (pengembangan kapasitas hingga 86 penerbangan per jam) dapat diterapkan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta," kata  Muhammad Awaluddin, Direktur Utama PT Angkasa Pura II (Persero) dalam siaran persnya, Minggu (19/2/2017).

Selain pengembangan infrastruktur, pihaknya juga memerlukan kerja sama dengan institusi lain, yakni AirNav Indonesia dan maskapai agar implementasi IRC 86 berjalan sukses.

Pengembangan yang dilakukan itu, antara lain, perluasan beberapa wilayah apron dan "taxiway" di zona utara dan selatan, kemudian penambahan jalur penghubung "taxiway" serta penambahan satu "rapid exit taxiway" di zona utara. Total terdapat 12 proyek pengembangan sisi udara yang tengah dilakukan saat ini.

Baca Juga: Chappy Hakim jadi Presdir, ini Penjelasan PT Freeport Indonesia
Freeport 'Sandung' Disetiap Pemerintahan

Diharapkan seluruh proyek tersebut dapat tuntas sesuai jadwal sehingga program IRC 86 dapat diimplementasikan pada akhir tahun ini atau paling lambat awal tahun depan.

"Saat ini 72 penerbangan per jam, diharapkan rute baru khususnya penerbangan internasional akan bertambah di samping tentunya peningkatan kapasitas akan membuat waktu lebih ontime," ungkapnya

Di Bandara Internasional Soekaro-Hatta juga telah dimulai pembangunan infrastruktur yang juga berada di sisi udara yakni "east cross taxiway" yang menghubungkan runway utara dan selatan.

Dalam waktu dekat, pengembangan lainnya sisi udara juga akan dilakukan, yaitu pembangunan runway ketiga.

Rangkaian pengembangan di sisi udara tersebut mengikuti pengembangan yang dilakukan di sisi darat, antara lain, pembangungan kawasan Terminal 3, "Skytrain", stasiun kereta bandara, "cargo village", serta revitalitasi Terminal 1 dan 2.

"Ini Upaya menjadikan Bandara Internasional Soekarno-Hatta memiliki daya saing di antara bandara-bandara berkelas dunia lainnya dan juga untuk untuk mengantisipasi pertumbuhan penumpang pesawat," pungkasnya.

Video Trending Pilihan Redaksi:

Terkait:Sylvi Diperiksa Bareskrim, #SuperSylvi Curi Perhatian Netizen
Pasar Senen Kebakaran, Puluhan Mobil Pemadam Dikerahkan
Parah! Aduan ke Ombudsman Naik 100 Persen
Lecehkan Bendera Negara, FPI Harus Rasakan Proses Hukum
KontraS Sebut Pilkada Momentum Menyulap Figur Politik Lokal
Wow! Lego Bangun Rumah Raksasa di Kota Asalnya
FOTO: Patung Lilin Trump Pakai Rambut Manusia
Deretan Tersangka Penyuap Patrialis Akbar
FOTO: Cerita di Balik Abyab Binsari, Gua Jepang di Pulau Biak
SBY: Penyadapan Bentuk Kejahatan Serius

#Jakarta #PT Angkasa Pura #Pelayanan Publik #Bandara Soekarno-Hatta

Berita Terkait

Sylvi Diperiksa Bareskrim, #SuperSylvi Curi Perhatian Netizen Sylvi Diperiksa Bareskrim, #SuperSylvi Curi Perhatian Netizen
Pasar Senen Kebakaran, Puluhan Mobil Pemadam Dikerahkan Pasar Senen Kebakaran, Puluhan Mobil Pemadam Dikerahkan
Parah! Aduan ke Ombudsman Naik 100 Persen Parah! Aduan ke Ombudsman Naik 100 Persen

#Jakarta #PT Angkasa Pura #Bandara Soekarno-Hatta #Pelayanan Publik

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar