Survei, Setengah Penduduk Indonesia Belum Miliki Rumah

Apartemen yang semakin dimintai penduduk kota menghidupkan dunia property (Foto : findonesia.com)

Arah -  Sebanyak 45 persen masyarakat Indonesia mengaku tidak siap untuk membeli properti dikarenakan harganya yang dinilai terlalu tinggi disamping alasan lain seperti memiliki satu rumah saja sudah cukup, demikian survei rumah.com.

"Harga memang menjadi salah satu pertimbangan penting bagi konsumen dalam membeli hunian," kata Wasudewan, Country Manager Rumah.com mengutip Antara, Jumat (24/2/2017).

Meski demikian, proyek-proyek perumahan saat ini juga memiliki daya tarik luar biasa karena pemerintah memberi dukungan lewat proyek infrastruktur yang sedang dibangun atau siap beroperasi tahun ini.

Baca Juga: Mau KPR Tapi Takut Riba? Lihat Ini Bisa Jadi Solusi
Asyik, Kini Mengajukan KPR Bisa secara Online!

Salah satu proyek infrastruktur yang dibangun pemerintah dan ikut mempengaruhi harga properti adalah tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu) yang selama lebih dari 20 tahun mangkrak dan kini dilanjutkan kembali, serta tol Semarang-Salatiga.

"Saat proyek infrastruktur ini nanti mulai beroperasi, harga properti pun akan ikut bergerak naik. Inilah yang harus dipahami oleh para pencari properti sehingga dapat menilai harga hunian dalam jangka panjang pula," ungkapnya.

Survei Harga Properti Residensial di Pasar Primer dari Bank Indonesia selama Triwulan IV/2016 yang dirilis bulan Februari 2017 ini juga mengungkapkan bahwa sejumlah faktor utama yang dapat menghambat pertumbuhan bisnis properti adalah suku bunga KPR (19,91 persen), uang muka rumah (18,39 persen), perijinan (16,15 persen), pajak (13,76 persen) serta kenaikan harga bangunan (13,54 persen).

Hasil survei ini juga mengindikasikan bahwa sebagian besar konsumen properti (77,22 persen) masih memilih Kredit Pemilikan Rumah (KPR) sebagai fasilitas utama dalam melakukan transaksi pembelian properti residensial. Jumlah ini meningkat dibandingkan triwulan sebelumnya (triwulan III/2016) yaitu sebesar 74,77 persen.

Video Trending Pilihan Redaksi:

Berita Terkait

Mau KPR Tapi Takut Riba? Lihat Ini Bisa Jadi Solusi Mau KPR Tapi Takut Riba? Lihat Ini Bisa Jadi Solusi
Sofyan Djalil: Pajak Progresif Tanah Tak Ganggu Investasi Sofyan Djalil: Pajak Progresif Tanah Tak Ganggu Investasi
Patrialis Akbar Ditangkap KPK, Ketua MK:Ya Allah Saya Mohon Ampun Patrialis Akbar Ditangkap KPK, Ketua MK:Ya Allah Saya Mohon Ampun

#Jakarta #Proyek Infrastruktur #Bisnis Properti #Penjual dan Pembeli #Kredit Perumahan Rakyat (KPR)

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar