Harap Sabar, Tambahan Kuota Tak Kurangi Daftar Tunggu Haji

Masjidil Haram, tempat ibadah utama yang dikunjungi ketika haji dan umroh. (Foter/menj)

Arah -  Penambahan kuota haji untuk Kota Yogyakarta pada tahun ini setelah pengembalian kuota menjadi 100 persen serta penambahan 10.000 porsi di seluruh Indonesia tidak mempengaruhi daftar tunggu keberangkatan jamaah haji di Yogyakarta.

Namun, penambahan kuota haji ini tidak mempengaruhi daftar tunggu haji di kota gudeg itu.

"Karena penambahannya tidak banyak, maka tidak terlalu berpengaruh pada daftar tunggu," kata Bambang Inanta, Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kantor Kementerian Agama Kota Yogyakarta, dilansir Antara, Jumat (24/2/2017).

Tambahan kuota haji yang diperoleh Kota Yogyakarta tidak terlalu banyak, yaitu dari 389 jamaah menjadi 451 jamaah setelah ada pengembalian kuota 100 persen.

Menurut dia, masyarakat yang mendaftar haji pada tahun ini baru akan diberangkatkan pada 2037 atau menunggu sekitar 20 tahun.

"Mungkin dibutuhkan empat kali keberangkatan haji untuk bisa memperpendek daftar tunggu. Namun untuk tahun ini, penambahan kuota tidak terlalu berpengaruh signifikan pada masa tunggu keberangkatan," terangnya.

Bambang menyebutkan, jamaah yang akan diberangkatkan pada tahun ini tetap mengacu pada nomor porsi meskipun ada kebijakan untuk memprioritaskan calon jamaah yang belum pernah berangkat haji. Pemberangkatan jamaah haji pada tahun ini akan dilakukan pada 27 Juli untuk kelompok terbang pertama.

"Untuk Kota Yogyakarta atau DIY, kami belum mengetahui akan masuk di kelompok terbang berapa," ungkapnya.

Sedangkan untuk pelunasan biaya haji, Bambang juga belum bisa memastikan waktu dan besaran biayanya karena menunggu peraturan dari pusat. Jika mengacu tahun lalu, maka biaya penyelenggaraan haji mencapai sekitar Rp34,8 juta.

"Dimungkinkan, pada Mei sudah harus dilakukan pelunasan biaya haji," tuturnya.

Baca Juga: Cek! Kemenag akan Tutup 45 Biro Haji-Umroh Ilegal
Waspada! MLM Umroh-Haji Tak Tersertifikasi
Lamanya, Daftar Tunggu Haji di Aceh Bisa Seperempat Abad

Jika hingga pelunasan berakhir masih ada calon jamaah yang belum melakukan pelunasan, maka kuota kosong tersebut akan diisi oleh calon jamaah lain yang bisa melakukan pelunasan.

"Jika mengacu pada tahun lalu, maka jamaah yang diprioritaskan berangkat adalah jamaah yang sudah pernah naik haji dan memiliki nomor porsi," katanya.

Prioritas selanjutnya adalah jamaah penggabungan antara istri atau suami, atau orang tua dan anak atau jamaah yang sudah berusia lebih dari 75 tahun.

Video Trending Pilihan Redaksi:

Berita Terkait

Pengen Naik Haji? Intip Tips Ini Yuk... Pengen Naik Haji? Intip Tips Ini Yuk...
Pemerintah Manfaatkan Dana Haji untuk Tiga Hal Ini Pemerintah Manfaatkan Dana Haji untuk Tiga Hal Ini
Lamanya, Daftar Tunggu Haji di Aceh Bisa Seperempat Abad Lamanya, Daftar Tunggu Haji di Aceh Bisa Seperempat Abad

#Jakarta #Calon Jamaah Haji #Berhaji dengan jalan kaki #Kuota Haji #Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH) #Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY)

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar