'Garap' Kasus Emirsyah Satar, KPK Periksa Tiga Saksi

ILUSTRASI - Gedung KPK di Jakarta. (ANTARA)

Arah - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mengusut kasus korupsi mantan Direktur PT Garuda Indonesia 2005-2014 Emirsyah Satar. Setidaknya, ada tiga saksi yang akan diperiksa terkait dugaan pengadaan pesawat dan mesin pesawat dari Airbus S.A.S dan Rolls-Royce milik PT Garuda Indonesia.

"Iya hari ini kita panggil tiga saksi untuk kasus tersangka Emirsyah," kata Febri Diansah juru bicara KPK di gedung KPK Kuningan Jakarta, Kamis (2/3).

Ketiga saksi yang dipanggil KPK ialah Hadinoto Soedigno mantan Direktur Teknik PT Garuda Indonesia 2007-2012 atau Direktur Produksi PT Citilink Indonesia. Kemudian, Sunarko Kuntjoro mantan EVP Engineering, Maintenance dan Informasi system PT Garuda Indonesia serta mantan SM Maintenance Budget PT Garuda Indonsia Dedi Yasendri.

Menurut Febri ketiga saksi tersebut pernah bekerja dengan Emirsyah dan akan dimintai keterangan oleh penyidik KPK.

Baca Juga: Bola Api Serang Australia, Apakah Alien?
Raja Salman Datang, Prabowo Minta Kuota Haji Ditambah

Sebelumnya KPK, sudah memanggil Emirsyah kemarin 1 Maret 2017. Emirsyah dipanggil untuk menjadi saksi Soetikno Soedarjo yang merupakan Dirut PT Mugi Rekso Abadi (MRA) Group. Soetikno merupakan pemberi suap kepada mantan Direktur PT Garuda Indonesia 2005-2014 Emirsyah Satar.

Soetikno diduga memberikan suap dalam bentuk uang dan barang kepada Emirsyah. Uang yang diterima Emirsyah diduga sebesar 1,2 juta Euro dan USD180 ribu atau setara dengan Rp20 miliar. Sedangkan barang sebesar USD 2 juta tersebar di Singapura dan Indonesia.
Emir diduga  melanggar Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b atau Pasal 11 Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi Juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 juncto Pasal 64 ayat (1) KUHP.

Soetikno sebagai pemberi suap disangkakan dengan Pasal 5 ayat (1) huruf a atau Pasal 5 ayat (1) huruf b atau Pasal 13 Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 juncto Pasal 64 ayat (1) Kitab Undang-Undang Hukum Pidana. (Muhammad Ridwan)

Video Trending Pilihan Redaksi:

Berita Terkait

KY Sebut Patrialis Akbar Coreng Profesi Hakim KY Sebut Patrialis Akbar Coreng Profesi Hakim
KPK: Penyuap Patrialis Akbar Diduga Kartel KPK: Penyuap Patrialis Akbar Diduga Kartel
KPK Tetapkan Kepala Dinas PU Papua jadi Tersangka KPK Tetapkan Kepala Dinas PU Papua jadi Tersangka

#Jakarta #Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) #Emirsyah Satar #Kasus Korupsi

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar