24 RW di Jakarta Terendam Banjir

Banjir dikawasan pemukiman Tanah Kusir, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Kamis (2/3/2017). (TMC Polda Metro/ Vhitry Dyyah)

Arah -  Hujan yang mengguyur Jakarta Selasa malam rupanya membuat 24 RW di delapan kelurahan  di Jakarta teredam banjir.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, permukiman di bantaran sungai di Jakarta sangat rentan terendam banjir saat hujan cukup deras yang menyebabkan debit sungai meningkat.

"Saat sungai naik siaga tiga saja banyak wilayah yang terendam banjir. Siaga 3 artinya tinggi muka air sungai naik melebihi batas normal," ungkap Sutopo, Rabu (8/3/2017).

Semalam sungai Ciliwung naik hingga siaga 3 di Katulampa Bogor. Akibatnya banjir merendam permukiman di bantaran sungai.

Baca Juga: Hujan Sejak Selasa Sore, Ini Titik-titik Genangan di Jakarta
Innalillahi, Saksi Pelapor Ahok Meninggal Dunia
Eks Pasangan Ahok di Pilkada Babel Bongkar Kasus di Persidangan

Berdasarkan laporan sementara dari Pusdalops BPBD DKI Jakarta, hingga 8/3/2017 pukul 07.00 WIB tercatat 24 RW, 8 kelurahan di 7 kecamatan di Jakarta Selatan dan Jakarta Timur terendam banjir.

Daerah yang terendam banjir saat ini yakni Jakarta Selatan, Cilandak, Pondok Labu, RW. 01, RT. 012  Ketinggian air 30 centimeter, RW. 03, RT. 09, 10, 11, 12 ketinggian air 10-30 centimeter, RW. 07, RT. 06, 07 ketinggian air 10-40 centimeter RW. 10, RT. 01, 02 dengan ketinggian air 30-40 centimeter.

Sejauh ini penyebabnya adalah luapan kali Grogol dan Krukut. Tidak ada pengungsi air mulai masuk ke  permukiman warga pada pukul 21.00 WIB.

Sementara, di Kecamatan Tebet, Bukit Duri RW. 10, RT. 11, 12, 15, Ketinggian 10-30 centimeter, RW. 11, RT. 03, 04, 05, Ketinggian 10-30 centimeter,  RW. 12, RT. 01, 02, 03, 04 Ketinggian air 20-40 sentimeter. Penyebabnya adalah luapan kali Ciliwung dampak dari Katulampa dan Depok siaga 3, tidak ada pengungsi. Air mulai masuk rumah warga pukul 04.00 WIB.

Kecamatan Pancoran, Kelurahan Pangadegan, RW. 01, RT. 08, Ketinggian air 10-30 centimeter. Penyebabnya, curah hujan tinggi dan luapan kali ciliwung dampak dari Katulampa dan Depok siaga 3. Tidak ada pengungsi, air masuk mulai pukul 01.00 WIB.

Kecamatan Pasar Minggu,Pejaten Timur, RW. 05 RT. 05, Ketinggian air 110 centimeter, yang terdampak sebanyak 20 kepala keluarga, RW. 06 RT. 11, Ketinggian 110 centimeter, terdampak 25 KK, 40 Jiwa. RT. 12, Ketinggian 60 centimeter, terdampak 20 KK, 55 jiwa. RW. 07 RT. 016, Ketinggian 40 centimeter, Terdampak 7 KK, 15 jiwa RT. 017, Ketinggian 80 centimeter, terdampak 10 KK, 30 jiwa. RW. 08 RT. 005, Ketinggian 150 centimeter, terdampak : 15 KK, 40 jiwa. RT. 008, Ketinggian 30 centimeter, terdampak : 5 KK, 15 jiwa RW. 10, RT. 012, ketinggian 30 centimeter, terdampak 3 KK, 7 jiwa

Kecamatan Makasar, Cipinang Melayu, di RW. 03, Ketinggian 10-30 centimeter,  RW. 04, Ketinggian 20 centimeter RW. 07, Ketinggian 40 s/d 70 centimeter. Penyebabnya luapan Kali sunter dan Cipinang dampak kenaikan Ciliwung. Kecamatan Kramat, Cawang, RW. 05, RT. 09, 011, Ketinggian air 30-100 centimeter. Penyebabnya, luapan kali Ciliwung yang terdampak dari Katulampa dan depok siaga 3.

Kemudian di Cililitan  RW. 06, RT. 01, 03, 04, Ketinggian 40-100 centimeter, RW. 07, RT. 06, 07, 08, 09 Ketinggian 30 s/d 100 centimeter, RW. 16, RT. 08, Ketinggian 30 centimeter.  Penyebabnya, luapan kali Ciliwung dampak dari Katulampa dan depok siaga 3.

Kecamatan Jatinegara, Kampung Melayu, RW. 04, RT. 12, 13, Ketinggian air 40 s/d 80 centimeter RW. 05, RT. 10, 11, Ketinggian air 40-80 centimeter RW. 07, RT. 01, 02, 03, 04, 05, 016, Ketinggian air 20-40 centimeter RW. 08, RT. 06, 10, 12, 13, 14, 15, Ketinggian air 20-40 centimeter. Penyebabnya luapan kali Ciliwung dampak dari Katulampa dan depok siaga 3.

Video Trending Pilihan Redaksi:

Berita Terkait

Terkait Data Banjir, Ada Apa dengan BNPB dan BPBD DKI? Terkait Data Banjir, Ada Apa dengan BNPB dan BPBD DKI?
BNPB: Jakarta, Bekasi, Tangerang Masih Rentan Banjir BNPB: Jakarta, Bekasi, Tangerang Masih Rentan Banjir
Usut Suap Reklamasi, KPK akan Panggil Plt Gubernur DKI Jakarta Usut Suap Reklamasi, KPK akan Panggil Plt Gubernur DKI Jakarta

#Jakarta #Banjir Jakarta #hujan #Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB)

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar