Ini Dia Sanksi Tegas Polri untuk Tertibkan Ormas 'Nakal'

Diskusi publik bersama Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Jakarta, Senin (13/3). (Foto: Arah.com/ Muhamad Ridwan)

Arah - Kepala Divis Humas Mabes Polri Irjen Pol Boy Rafli Amar mengatakan akan menjalankan mekanisme penjatuhan sanksi kepada Organisasi Masyarakat (Ormas) yang melanggar hukum.

Sanksi tersebut bisa berupa teguran secara tertulis bahkan bisa dilakukan secara terbuka untuk dipublikasi. Lebih lanjut, ia menyatakan sikap tersebut telah sesuai dengan Undang-undang yang berlaku.

"Penjatuhan sanksi diberikan kepada ormas yang apabila melanggar ketentuan hukum yang berlaku sesuai Undang-undang Nomor 17 Tahun 2013 tentang Organisasi Kemasyarakatan," kata Boy Rafli Amar saat menghadiri acara Urgensi Revisi Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2013 tentang Organisasi Kemasyarakatan di PB HMI, Jakarta Selatan, Senin (13/3).

Baca Juga: Soal Spanduk Provokatif, Djarot Kutip Ucapan Kontroversi Soekarno
Ini 21 Nama Calon Komisioner OJK yang Diserahkan ke Presiden

Menurut Boy, sanksi tersebut ada yang berupa peringatan tertulis dan dan pemanggilan secara berjalan kepada ormas yang melanggara ketentuan hukum. Boy juga mengatakan, dalam hal ini masyarakat dapat melakukan sosial apabila suatu kegiatan ormas menggangu ketertiban masyarakat luas.

"Karena Ormas adalah suatu wadah yang diatur oleh ketentuan hukum yang berlaku," pungkas Boy.

Video Trending Pilihan Redaksi:

Berita Terkait

Banser Siap Hadapi Ormas Anti-Pancasila Banser Siap Hadapi Ormas Anti-Pancasila
Bertemu Kapolri, Henry Yosodiningrat Akan Lapor Habib Rizieq? Bertemu Kapolri, Henry Yosodiningrat Akan Lapor Habib Rizieq?
Soal Penyadapan yang Disebut SBY, Polri Sebut Masih Dugaan Soal Penyadapan yang Disebut SBY, Polri Sebut Masih Dugaan

#Jakarta #Mabes Polri #Boy Rafli Amar #Penertiban Ormas #Ormas Bermasalah

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar