Panas!!! Djarot-Sandiaga Saling Sindir Soal Kasus Hukum

Tiga pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Agus Harimurti Yudhoyono (kiri)-Sylviana Murni (kedua kiri), Basuki Tjahaja Purnama (ketiga kiri)-Djarot Saiful Hidayat (ketiga kanan), Anies Baswedan (kedua kanan)-Sandiaga Uno (kanan) mengikuti Debat Calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta di Hotel Bidakara, Jakarta, Jumat (13/1). Debat calon Gubernur dan Wakil Gubernur pertama tersebut mengangkat tema pembangunan sosial ekonomi untuk Jakarta. (ANTARA FOTO/M Agung Rajasa)

Arah -  Calon wakil gubernur DKI nomor urut dua Djarot Saiful Hidayat kembali menyindir calon wakil gubernur DKI Jakarta nomor urut tiga Sandiaga Salahuddin Uno yang namanya terseret dalam kasus dugaan penggelapan penjualan lahan.

Sandiaga meminta penundaan penanganan kasus tersebut. Ia menyindir agar Djarot tidak berkomentar jika tidak mengerti kasus tersebut.

"Ini perseteruan dua orang super kaya. Mungkin Pak Djarot enggak ngerti kasusnya, kasihan juga komentar sesuatu hal yang dia tidak mengerti," kata Sandiaga.

Menjawab sindiran Sandiaga, Djarot mengatakan dirinya tidak membantah bahwa ia tidak mengerti kasus tersebut. Untuk itu meminta Sandiaga agar dapat memenuhi panggilan Polda Metro Jaya terkait kasus yang menyeret namanya itu.

"Jelas gak ngerti kan bukan kita yang berseteru, maka supaya semua orang mengerti ya datang dong. Pa Djarot angkat topi, apresiasi atas perseteruan dua orang super kaya," kata Djarot di Cipayung, Jakarta Timur, Rabu (22/3/2017)

"Berarti memang ada masalah kalau seperti itu," imbuh Djarot saat kampanye pilkada dki.

Baca Juga: Heboh Mobil Jokowi Mogok,Ini Mobil Kepresidenan dari Masa ke Masa
Zulkifli Hasan: Parpol Jabat di KPU Harus Mengundurkan Diri

Djarot kembali menyindir Sandiaga dengan mengatakan bahwa ia menantikan perseteruan antar kedua orang kaya tersebut.

"Angkat topi pak Sandiaga. Sukses punya integritas sehingga menjadi pengusaha yang super kaya. Ditunggu tunggu pertarungannya antara dua orang kaya itu," ujar Djarot.

Saling sindir antara Djarot-Sandiaga bermula ketika Djarot membandingkan sikap Sandiaga dengan sikap pasangannya, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, yang taat pada hukum terkait sidang kasus dugaan penistaan agama.

Sandiaga pada hari Selasa (21/3/2017), dipanggil polisi sebagai terlapor dalam kasus dugaan tindak pidana penggelapan penjualan lahan di Jalan Curung Raya, Tangerang, Banten, pada 2012. Sandiaga meminta polisi menunda pengusutan kasusnya hingga Pilkada DKI Jakarta 2017 selesai.

Sandiaga tak menyebutkan siapa dua orang super kaya tersebut. Namun dia memastikan bahwa tidak terlibat dalam kasus dugaan penggelapan dan perseteruan tersebut. (Shemi) 

Berita Terkait

PAN Jamin 'All Out' Menangkan Anies-Sandi di Pilkada DKI PAN Jamin 'All Out' Menangkan Anies-Sandi di Pilkada DKI
Awas! Hal Ini Dilarang Dilakukan Saat Kamu ke TPS Awas! Hal Ini Dilarang Dilakukan Saat Kamu ke TPS
Kampanye Usai, Anies Baswedan 'Ngojek' Motor Demi Anak Kampanye Usai, Anies Baswedan 'Ngojek' Motor Demi Anak

#Jakarta #Hasil Pilkada DKI #Pilkada DKI Jakarta 2017 #Pilkada DKI #Hasil Quick Count DKI #Hasil Quick Count #Quick Count

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar