Misteri Bagi-bagi Amplop Coklat di Korupsi E-KTP

Suasana Sidang Korupsi E-KTP di Tipikor. (foto/arah.com/Shemi)

Arah -  Jaksa KPK, Irene Putrie, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Kamis (23/3/2017) membacakan Berita Acaran Pemeriksaan (BAP) atas nama anggota komisi II DPR RI dari fraksi Hanura, Miryam S Hariyani yang mengaku menerima amplop coklat ukuran folio.

Amplop itu diketahuinya sudah berada di rumahnya di Tanjung Barat Indah, Jakarta Selatan, sekitar tahun 2011.

"Di dalam amplop itu ada uang dalam pecahan dolar Amerika dan ada kertas kecil dengan tulisan 'Komisi II'," kata Miryam dalam BAPnya.

Baca Juga: Jabat 11 Bulan di Komisi II, Teguh Juwarno Tak Bahas E-KTP?
Ternyata Anies Kampanye dengan 'Tweet Jahat'
Angkut Penumpang Mesum, Ini Reaksi Driver Taksi Online

Tidak disangka, amplop itu berisi uang pecahan 100 dolar, totalnya USD 100.000, atau sekitar Rp 1 miliar dengan kurs tahun 2011.

"Yang mengantarkan ke rumah saya adalah Sugiharto," terangnya.

Dalam keterangan lebih lanjut, Sugiharto tak cuma sekali menitipkan amplop. Pihaknya sempat mendapatkan amplop kedua berisi USD 200.000.

"Ada penyerahan kedua, saya juga menerima dari Sugiharto, kali ini berisi USD 200.000," terangnya.

Dengan gamblang, ia menjelaskan dua amplop itu diikat dengan karet gelang, bukan dengan ikatan resmi dari bank atau money changer.

"Setiap setelah menerima uang itu, saya langsung lapor ke Chairuman Harahap sebagai Ketua Komisi II, kemudian beliau memerintahkan saya untuk langsung dibagikan kepada anggota Komisi II," ungkapnya.

Miryamlah yang memasukkan uang ke dalam amplop untuk para anggota Komisi II DPR.

"Saya juga dibantu oleh staf pada sekretariat Komisi II, Santi Donamiarsi, untuk menyerahkannya," lanjutnya.

Dalam kasus ini, Miryam menjadi saksi kunci kasus e-KTP. Jaksa pada KPK memanggil dia untuk bersaksi di persidangan.

"Miryam Haryani sudah konfirmasi tapi belum bisa hadir karena sakit," kata Irene Putrie, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Kamis (23/3/2017). (Shemi)

Video Trending Pilihan Redaksi:

Berita Terkait

Terjebak Jawaban, Teguh Juwarno Ungkap Aktor Pengalih Dana E-KTP Terjebak Jawaban, Teguh Juwarno Ungkap Aktor Pengalih Dana E-KTP
Sidang E-KTP, Chairuman: Anggaran Ada di Pemerintah Sidang E-KTP, Chairuman: Anggaran Ada di Pemerintah
Tidak hanya DPR, Dana E-KTP Juga Mampir ke BPK Tidak hanya DPR, Dana E-KTP Juga Mampir ke BPK

#Jakarta #Sidang Korupsi e-KTP #Korupsi e-KTP #Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) #Komisi II DPR #Tipikor

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar