Kejahatan Siber Mengintai, Ini Cara Peretas Bobol Akun Kamu

Ilustrasi. Peretas data. (Image: Pixabay)

Arah -  Kejahatan cyber terus mengintai kamu, karena penjahat cyber alias peretas siap mencuri data-data penting.

Apalagi, banyak dari kita yang menganggap informai pribadi itu penting.

Tapi, bagaimana jika informasi pribadi tersebut dijadikan alat untuk memeras?

Dengan merangkai informasi yang terkumpul, peretas dapat mencuri identitas atau uang dari akun online kamu.

Mereka adalah malapetaka: Mengunci akun sehingga tidak dapat diakses, menghapus informasi di akun, atau bahkan bertindak lebih jauh seperti menghubungi orang lain dengan mengatasnamakan diri kamu.

Menurut suatu survey terbaru Avast, 97,6 persen orang Indonesia menganggap berharganya data mereka di online, namun kurang dapat menjaganya.

Survey itu dilakukan terhadap 700 orang Indonesia untuk mencari tahu bagaimana mereka menilai dan melindungi data di akun online mereka.

Avast, seperti disebutkan dalam siaran persnya, dikutip Antara, ingin mencari tahu bagaimana orang-orang menganggap berharganya data mereka yang tersimpan di akun online, namun juga bagaimana mereka melindungi informasi mereka agar terhindar jatuh ke tangan yang salah.

Email masih menjadi layanan online yang paling banyak digunakan oleh pengguna di Indonesia yaitu sebanyak 47,1 persen, diikuti oleh Facebook dengan 29,5 persen.

Berikut rincian akun pengguna di Indonesia yang dianggap bernilai di atas 100 dolar AS:

62.5% Amazon
48.2% LinkedIn
43.9 Dropbox atau akun penyimpanan cloud lainnya
41% WhatsApp atau layanan mengirim mengirim pesan lainnya
35.3% Email
34.8% Snapchat
34.6% Twitter
33% Facebook

Fakta menunjukkan email adalah yang paling banyak digunakan dan sebagai akun online terpenting bagi pengguna di Indonesia, namun pengguna menganggap informasi yang lebih berharga terdapat di akun Amazon.

Baca Juga: Hadapi Netizen, Anies: Banyak Ungkapan Jahat
Hasto dan Rieke Blusukan, Sambangi Warga Jakarta Utara
Elon Musk Berencana Tanam Chip di Otak Manusia, Untuk Apa?
BlackBerry Bakal Rilis Tablet Baru?

Ganti password secara berkala

Penjahat siber dapat mencuri informasi akun meliputi nama pengguna, kata sandi dan rincian kartu kredit melalui pembobolan keamanan serta menjual data tersebut di darknet hanya seharga 2 dolar AS atau kurang tergantung nilai tukar Bitcoin.

Dua dari lima pengguna di Indonesia (42,9 persen) tidak yakin mengenai akan keamanan data pribadi mereka.

Lebih dari 35 persen orang Indonesia tidak pernah mengganti kata sandi mereka meskipun telah diperingati tentang adanya pembobolan data. Dan 66,3 persen pengguna mengganti kata sandi pada website yang diretas, namun tindakan serupa tidak dilakukan untuk website lain.

Penjahat siber sering menggunakan informasi pribadi yang didapatkan melalui pembobolan data ke akun lain dengan harapan akun lain tersebut menggunakan kata sandi yang sama.

Database yang berisi data curian sering muncul di darknet setelah beberapa tahun terjadinya pembobolan data, penjahat siber lain akan membelinya dan penyalahgunaan pun kemungkinan berlanjut.

Inilah alasan sebaiknya penguna mengganti kata sandi secara rutin.

Jika kata sandi yang digunakan bersifat sederhana, misalnya hanya berisi huruf, beberapa karakter dan tanpa karakter spesial atau nomor, hacker dapat dengan mudah menebak kata sandi tersebut.

Daftar berisi kata sandi yang umum digunakan akan dimanfaatkan oleh hacker untuk meretas suatu akun.

Password manager merupakan aplikasi yang dapat membantu Anda dengan menghasilkan kata sandi yang kuat dan unik untuk semua akun kamu serta dengan mudah mengganti kata sandi secara rutin.

Sayangnya, hanya 3,2 persen dari responden yang menggunakan password manager untuk melindungi akun mereka.

Video Trending Pilihan Redaksi:

Berita Terkait

Duh, Kemungkinan Data 1 Miliar Pengguna Yahoo Dibobol Duh, Kemungkinan Data 1 Miliar Pengguna Yahoo Dibobol
'Cyber Jawara', Ajang Jaring Hacker Termahir untuk Bela Negara 'Cyber Jawara', Ajang Jaring Hacker Termahir untuk Bela Negara
Meski Patah Kaki, Bocah Ini Tetap Semangat Kawal Rizieq Meski Patah Kaki, Bocah Ini Tetap Semangat Kawal Rizieq

#Jakarta #Kejahatan Siber #Serangan Siber #Peretas (Hacker) #Peretas E-mail #penipuan lewat email #Email

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar