Beberapa Video Ahok dari JPU Tidak Bisa Diputar

Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok (ketiga kiri) berdiskusi dengan tim kuasa hukumnya saat menjalani sidang lanjutan kasus dugaan penistaan agama di PN Jakarta Utara, Auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta, Selasa (21/3). Pada sidang kelimabelas tersebut masih mengagendakan mendengarkan keterangan tiga saksi ahli dari pihak penasehat hukum. (ANTARA FOTO)

Arah - Sejumlah barang bukti berupa video yang semula ingin ditayangkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) di hadapan Majelis Hakim ternyata bermasalah.

Dalam sidang ke-17 kasus dugaan penistaan agama dengan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok sebagai terdakwa, jaksa pertama memutarkan empat video. Salah satunya video partai NasDem di mana Ahok juga menyinggung surat Al-Maidah.

Sayangnya di tengah pemutaran, video tersebut tersendat sehingga ada bagian yang tidak jelas.

Usai diskors selama satu jam, persidangan kembali dilanjutkan. Sayang, lagi-lagi video yang diajukan jaksa kembali bermasalah. Jaksa pun meminta izin kepada Majelis untuk memutar video yang lain. Namun ternyata tak bisa diputar juga.

"Ini judulnya 'Kronologi Kunjungan Ahok di kepulauan Seribu'," kata salah seorang Jaksa di Auditorium Kementerian Pertanian, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Selasa (4/4/2017).

Di luar harapan, ketika video itu hendak diputar isinya justru kosong. "Isinya kosong yang mulia," sebut Jaksa.

Baca Juga: Dengar! Ternyata Ini Penjelasan Gus Dur Terkait Ahok dan Kafir
Gara-gara Tulisan Video Ini, Ahok Protes Keras di Persidangan
Sempat Mandek,Ini Video yang Ditayangkan JPU di Sidang ke-17 Ahok

Peristiwa serupa berturut-turut terjadi dengan beberapa video lainnya. JPU lantas beralasan laptop yang digunakan tidak bisa memutar format video yang diajukan Jaksa.

"Laptop ini tak bisa membuka file tersebut. Kami tidak tahu ini file apa," ujarnya.

Jaksa akhirnya memutuskan untuk tidak mencoba beberapa video karena isinya kosong. "Tidak bisa dibuka majelis. Dua file lainnya juga tak bisa dibuka. Diklik kosong. Cukup majelis," tutup Jaksa. (Shemi) 

Berita Terkait

Sidang Ahok, JPU Hadirkan Bukti untuk Dikonfirmasi Ahok Sidang Ahok, JPU Hadirkan Bukti untuk Dikonfirmasi Ahok
Ini Penjelasan Saksi MUI Tak Boleh Pilih Pemimpin Non Muslim Ini Penjelasan Saksi MUI Tak Boleh Pilih Pemimpin Non Muslim
Dituding Maknai Negatif Pidato Ahok, Ini Bantahan Saksi Ahli Dituding Maknai Negatif Pidato Ahok, Ini Bantahan Saksi Ahli

#Jakarta #Penistaan Agama #Sidang Ahok #Al Maidah 51 #Jaksa Penuntut Umum (JPU)

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar