Perkuat Akhlak Umat, Kabupaten Agam Canangkan 'Nagari Madani'

Padang, Sumatera Barat (Wikipedia)

Arah - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Agam, Sumatera Barat (Sumbar) segera mencanangkan Gerakan Nagari Madani pada 2017 dalam upaya mewujudkan kehidupan beragama dan norma adat di tengah masyarakat.

"Nagari Madani ini akan dicanangkan dalam waktu dekat di 82 nagari, karena peraturan bupati sedang dalam proses penyusunan," kata Wakil Bupati Agam, Trinda Farhan Satria di Lubuk Basung, Kamis (6/4).

Menurut Trinda pencanangan Nagari Madani ini sesuai dengan visi Pemkab Agam yakni, 'Agam Mandiri, Berprestasi yang Madani'. Nagari adalah kata lain desa di wilayah Sumatera Barat.

Baca Juga: Berpengaruh dalam Islam, Samudera Pasai Bakal Jadi Warisan Dunia
Wajah Toleransi Sang Raja Kota Suci Islam di Pulau Dewata

Seperti dilaporkan Antara, untuk mencapai ini, setiap nagari harus menggerakan nilai lokal, seperti kembali ke surau atau masjid, menyiarkan khatam Al Quran dan lainnya. Tujuannya agar banyak lahir generasi muda yang hafis Al Quran di Agam.

Selain itu juga meramaikan masjid dalam menunaikan shalat lima waktu, mengembalikan fungsi masjid sebagai tempat pendidikan umat, menggiatkan dakwah di setiap masjid, masjid sebagai fungsi sosial dan ekonomi.

Nagari melindungi kampung dan "anak nagari" (generasi muda setempat) dengan capaian berkurangnya kasus penyalahgunaan narkoba, kasus pronografi dan perjudian.

Langkah selanjutnya untuk mewujudkan Nagari Madani adalah dengan menghidupkan kembali ukhuwah Islamiah dan gotong royong. Dengan demikian diharapkan kasus kekerasan dalam rumah tangga, perceraian, kekerasan pada anak akan berkurang. Di sisi lain, langkah ini akan meningkatkan budaya gotong royong, penurunan angka kemiskinan dan berkurangnya anak putus sekolah akibat faktor ekonomi.

"Nagari harus mendata berapa anak putus sekolah akibat ekonomi dan orang rantau mendata para donatur yang ada di rantau. Ini telah dilakukan Nagari Bukik Batabuh sehingga jumlah anak putus sekolah berkurang di daerah itu," katanya.

Agar Gerakan Nagari Madani berjalan dengan baik, tambahnya perlu melibatkan elemen terkait seperti, MUI, KAN, tokoh masyarakat dan lainnya karena gerakan ini akan dinilai setiap tahun.

Bagi nagari yang progres atau perubahan tertinggi, akan mendapatkan penghargaan dari Pemkab Agam.

Video Trending Pilihan Redaksi

Berita Terkait

Soal Tudingan 'Palu Arit', Rizieq Masih Berstatus Saksi Terlapor Soal Tudingan 'Palu Arit', Rizieq Masih Berstatus Saksi Terlapor
Menag: Waspada Sisi Negatif Zaman Globalisasi Menag: Waspada Sisi Negatif Zaman Globalisasi
Wantim MUI Gelar Rapat Pleno, Jokowi Batal Hadir Wantim MUI Gelar Rapat Pleno, Jokowi Batal Hadir

#Jakarta #pendidikan agama anak #Kerukunan/ Toleransi Beragama #agama islam #Sumatera Barat

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar