Tiba-tiba Anas Urbaningrum Ralat Kesaksiannya di Persidangan

Mantan Ketua Fraksi Partai Demokrat Anas Urbaningrum (bawah kiri) bersama Mantan Ketua Fraksi Partai Golkar Setya Novanto (bawah kanan) bersaksi dalam sidang kasus dugaan korupsi pengadaan e-KTP dengan terdakwa Irman (kiri atas) dan Sugiharto (kanan atas) di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis (6/4). Sidang tersebut beragenda mendengar keterangan saksi-saksi. (Foto: Antara/Akbar Nugroho Gumay)

Arah -  Mantan Ketua Umum DPP Demokrat, Anas Urbaningrum lakukan klarifikasi terkait arahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) terkait proyek e-KTP.

"Inilah bagian dari kecermatan, bahwa SBY, ketua dewan pembina partai demokrat dan sekaligus presiden meminta agar partai demokrat yang di DPR meminta agar fraksi mendukung setiap kebijakan dan program pemerintah, bukan proyek bukan pengadaan, beda," ujar Anas usai diperiksa sebagai saksi dari kasus korupsi e-KTP.

Dirinya juga menjelaskan perbedaan mendasar bahwa antara proyek e-ktp dan program e-KTP, yang menurutnya Demokrat tidak terlibata dalam proyek pengadaan e-KTP tersebut.

"Kebijakan dan program itu beda dengan proyek, kalau proyek atau pengadaan kami tidak ikut-ikut," jelasnya.

Baca Juga: Mega Korupsi E-KTP Seret Nama Ponakan Setya Novanto
Sidang E-KTP, Anas Sebut SBY Sempat Arahkan Program E-KTP
Ini Deretan Kampanye Hitam Anies yang Dilaporkan Ahok ke Polda
Laporan Tak Direspon, Anies Tuding Polda Pilih Kasih

Sebagai informasi, saat proyek e-KTP berlangsung pada 2010-2011, saat itu SBY masih menjabat sebagai Presiden Indonesia di priode ke-2 yakni 2009-2010.

Pada saat itu juga Anas Urbaningrum menjabat sebagai anggota DPR yang kemudian mengundurkan diri karena terpilih sebagai Ketua Umum Partai Demokrat pada Maret 2010. (Dini Afrianti)

Video Trending Pilihan Redaksi:

Berita Terkait

Mega Korupsi E-KTP Seret Nama Ponakan Setya Novanto Mega Korupsi E-KTP Seret Nama Ponakan Setya Novanto
Pengadaan E-KTP, Peneliti: Ada Orang Punya Kepentingan Pengadaan E-KTP, Peneliti: Ada Orang Punya Kepentingan
Korupsi E-KTP, Anas Urbaningrum dan Setnov Terima Rp574 miliar Korupsi E-KTP, Anas Urbaningrum dan Setnov Terima Rp574 miliar

#Jakarta #Sidang Korupsi e-KTP #Korupsi e-KTP #Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) #Tipikor #Setya Novanto #Anas Urbaningrum

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar