Kementerian Kerajaan Arab Saudi Perpanjang Masa Ibadah Umroh

Ilustrasi ibadah haji di Tanah Suci Mekkah (sumber: biayaumroh.net)

Arah - Kementerian Haji dan Umrah Kerajaan Arab Saudi telah mengumumkan perpanjangan musim Umrah selama satu bulan, yang memungkinkan lebih banyak Muslim untuk melakukan ibadah agung ini.

Dilansir Gulf News perpanjangan itu dilakukan hingga 15 Syawal bukan 15 Ramadhan. Menurut angka resmi, pihak berwenang Saudi mengeluarkan 6,4 juta visa umrah tahun lalu. Angka itu 7% lebih tinggi dari tahun 2015 ketika sekitar enam juta visa diberikan.

Data pemerintah Saudi menunjukkan bahwa Mesir menempati daftar tertinggi penerima visa umrah pada tahun 2016, dengan 1.303.067 visa atau meningkat 17% dibandingkan tahun 2015.

Pakistan diurutan kedua dengan 991.337 visa atau 287.024 lebih besar dari 2015, sementara Indonesia berada diurutan ketiga dengan kenaikan 7,2% sejak sebelumnya, 699.612 visa umrah diberikan untuk Indonesia pada tahun 2016.

Baca Juga: Terkuak, Medsos Kerap Dipakai Teroris untuk Menyebarkan Kebencian
Sesumbar, Anies Yakin Bisa Tarik Suara Ahok di Dua Wilayah Ini

Angka resmi ini tidak termasuk warga negara dari negara-negara Arab teluk yang tergabung dalam Dewan Kerjasama Teluk (GCC) karena mereka tidak memerlukan visa untuk masuk ke Arab Saudi.

Peraturan baru ini muncul setelah Arab Saudi memperkenalkan paket undang-undang baru bulan lalu untuk Haji dan Umrah. Pada tanggal 13 Maret 2017, pemerintah Saudi melansir hukuman dan denda baru bagi mereka yang tinggal setelah berakhirnya visa, saluran berita swasta melaporkan.

Beberapa denda mulai dari 6.600 dollar yang over-stay pada waktu pertama, 13.000 jika melakukan 2 kali over-stay dan 26.600 jika 3 kali melakukan over-stay. Selain itu, perusahaan biro umrah juga akan dihukum atau masuk daftar hitam atas pelanggaran undang-undang baru. Demikian pula warga Saudi yang merekrut imigran ilegal sebagai pekerja juga akan mendapatkan hukuman.

Video Trending Pilihan Redaksi:

Berita Terkait

Lecehkan Bendera Negara, FPI Harus Rasakan Proses Hukum Lecehkan Bendera Negara, FPI Harus Rasakan Proses Hukum
Berang Fatwa MUI Dikriminalisasi, Din Sindir Kapolri Berang Fatwa MUI Dikriminalisasi, Din Sindir Kapolri
Sama-sama ke Indonesia, Raja Salman dan Zakir Naik Pernah Bertemu Sama-sama ke Indonesia, Raja Salman dan Zakir Naik Pernah Bertemu

#Jakarta #ibadah umroh #Arab Saudi

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar