HUT TNI AU, 132 Pesawat Berbagai Jenis Dikerahkan di Lanud Halim

Sejumlah pengunjung memadati Lanud Halim Perdana Kusuma, Minggu (9/4/2017), untuk menyaksikan HUT TNI AU. (arah.com/Harri Muthahhari)

Arah - TNI Angkatan Udara unjuk kekuatan pada Peringatan HUT ke-71 TNI Angkatan Udara dengan mengerahkan 132 pesawat tempur dan angkut berbagai jenis di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Minggu (9/4/2017).

Berbagai kegiatan seperti parade, defile, demo udara dan demo darat melibatkan beberapa unsur kekuatan TNI Angkatan Udara.

Seperti dikutip dari Antara, Selain itu juga ditampilkan pertempuran udara pesawat Sukhoi dengan F-16, manuver Bomb Burst, Hi Speed Pass F-16 dan Sukhoi menggunakan flare, simulasi serangan udara langsung (SUL), demo SAR Tempur, simulasi bantuan tembakan udara (BTU) serta terjun payung operasi perebutan dan pengendlian pangkalan udara (OP3U).

Sedang kegiatan demo darat meliputi demo pembebasan sandera (Basra) yang melibatkan 90 personel Satuan Detasemen Bravo (Satbravo 90) yang didukung dengan menggunakan dua helikopter SA-330/NAS-332 serta penampilan Drumband Taruna AAU.

Kepala Dinas Penerangan TNI AU Marsekal Pertama TNI Jemi Trisonjaya, mengatakan, berbagai manuver yang dilakukan pesawat-pesawat TNI Angkatan Udara yang dikemas dalam demo udara, tentunya akan berpengaruh kepada jadwal penerbangan sipil yang keluar dan datang di Bandara Halim.

Baca Juga: Ini Penyebab Jatuhnya Penerjun Paskhas pada HUT TNI
HUT TNI AU, Warga Padati Lanud Halim untuk Saksikan Demo Pesawat

Oleh karena itu TNI AU mengeluarkan Notam untuk diketahui oleh seluruh operator penerbangan sehingga bisa mengantisipasi dan mengatur jadwal baik keberangkatan maupun kedatangan di Bandara Halim.

"Demikian juga dengan masyarakat yang akan bepergian mohon antisipasi dari perubahan jadwal penerbangan yang ada di Bandara Halim," katanya.

Keberadaan Lanud Halim Perdanakusuma, merupakan lanud induk TNI AU yang sangat strategis untuk kegiatan pertahanan di mana dari lanud induk inilah berbagai operasi udara baik pertahanan udara serta operasi dukungan udara dalam rangka pergeseran personel dan logistik ke wilayah-wilayah apabila terjandi bencana alam.

Demikian juga pergesaran personel dan logistik dalam rangka operasi militer perang. Selain digunakan untuk operasi udara, pangkalan induk TNI AU digunakan untuk pergerakan pesawat VVIP/VIP yang datang maupun keluar.

Bandara di Lanud Halim Perdanakusuma merupakan bandara sipil terbatas sehingga apabila ada kegiatan militer atau pergerakan VVIP/VIP maka penerbangan yang ada di bandara Halim Perdanakusuma menyesuaikan Notam (Notice To Airmen) yang dikeluarkan TNI AU.

Berita Terkait

Langit Jakarta Bising Gemuruh Jet Tempur, ini Sebabnya Langit Jakarta Bising Gemuruh Jet Tempur, ini Sebabnya
Atraksi Udara, TNI AU akan Hadirkan Pesawat Sukhoi Atraksi Udara, TNI AU akan Hadirkan Pesawat Sukhoi
Enam Penerjun Paskhas Cedera Kaki saat Latihan HUT TNI AU Enam Penerjun Paskhas Cedera Kaki saat Latihan HUT TNI AU

#Jakarta #HUT TNI AU #Pasukan TNI #Atraksi Pesawat TNI #Pesawat Tempur TNI

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar