Gempur Daraa, Pemberontak Suriah Gunakan Perbatasan Yordania

Angkatan Laut Amerika Serikat melakukan meluncurkan rudal USS Ross (DDG 71) di Laut Mediterania pada tanggal 7 April 2017. (foto/Reuters)

Arah - Pertempuran sengit terjadi antara militer Suriah dan pemberontak di Provinsi Daraa di bagian selatan Suriah, Selasa (11/4/2017). Informasi yang beredar para pemberontak mendapat bantuan besar melalui perbatasan Jordania.

Observatorium Suriah bagi Hak Asasi Manusia menyatakan Angkatan Udara Suriah melancarkan 40 serangan udara kepada para gerilyawan. Sementara para geilyawan berusaha menyerbu dan merebut Daerah Manshiyeh. 

Kelompok pengawas yang berpusat di London, Inggris, tersebut mengatakan 16 perwira dan prajurit Suriah tewas sehari sebelumnya, selama pertempuran di Daraa, demikian laporan Xinhua --yang dipantau Antara di Jakarta, Rabu (12/4/2017) pagi. Observatorium menyebut di antara kelompok gerilyawan terdapat Front bagi Pembebasan Levant --yang sebelumnya dikenal dengan nama Front An-Nusra, yang memiliki hubungan dengan Al-Qaida.

Baca Juga: Terungkap Amerika Serikat ingin Gulingkan Presiden Suriah
Rusia Desak PBB Selidiki Senjata Kimia di Suriah

Sementara itu, satu sumber militer mengatakan kepada Xinhua, pertempuran berkecamuk di Daraa setelah gerilyawan menerima dukungan besar logistik melalui perbatasan Jordania, termasuk senjata berat dan kendaraan.

Ratusan gerilyawan, serta tank dan kendaraan sampai kepada gerilyawan di Daraa, kata sumber tersebut --yang tak ingin disebutkan jatidirinya.

Gerilyawan belum lama ini meningkatkan serangan mereka di Daraa untuk merebut Permukiman Manshiyeh, yang meliputi tiga bukit yang menjorok ke sebagian besar permukiman di Daraa.

Ada kekhawatiran bahwa jika Manshiyeh jatuh ke tangan gerilyawan, seluruh kota Daraa akan jatuh juga.

Abdul-Aziz Farez, seorang ahli politik, mengatakan Jordania mendukung gerilyawan di Daraa karena letak geografis dan lokasinya di dekat perbatasan Jordania, yang akan memungkinkan Jordania, dengan bantuan gerilyawan, membuat Daraa jadi zona penyangga.

Berita Terkait

Suriah Tuduh Oposisi Gunakan Senjata Kimia Tewaskan 58 Orang Suriah Tuduh Oposisi Gunakan Senjata Kimia Tewaskan 58 Orang
Operasi Militer di Suriah, 150 Pemberontak Tewas Operasi Militer di Suriah, 150 Pemberontak Tewas
Terdesak Saat Perang, Tiga Militan ISIS Pakai Cadar Terdesak Saat Perang, Tiga Militan ISIS Pakai Cadar

#Jakarta #Konflik Suriah #Krisis Suriah #Militer Suriah #Terorisme #ISIS

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar