Debat Pilkada, Sandiaga Tak Ingin Suasana Politik Memanas

Calon wakil gubernur DKI Jakarta nomor pemilihan tiga Sandiaga Uno di Jalan cipinang Cempedak No 1 Polonia, Jakarta timur, Kamis (16/3/2017).

Arah - Calon wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengatakan debat pamungkas pada putaran kedua Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta nanti malam justru akan menghadirkan tayangan yang mempersatukan warga Jakarta untuk memilih Calon Gubernur dan Wakil Gubernur 2017.

Sandi melanjutkan, persiapan menghadapi pasangan calon nomor urut dua Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat mencapai 90 persen. Dalam debat kali ini pun, ada sesi yang membahas beberapa topik yang mengupas permasalahan ibukota Jakarta.

"Kita enggak ingin debat ini menghadirkan polarisasi dari para pendukung yang berpotensi memanaskan suasana Pilkada. Saya enggak mau ada gesekan di masyarakat," ujar Sandiaga di kawasan Cilincing, Jakarta Utara, Rabu (12/4).

Sandi memastikan berdasarkan hasil survei internal jumlah pemilih yang belum menjatuhkan pilihan tinggal 6 sampai 7 persen pada putaran kedua kali ini. Sandi menilai kesempatan debat nanti malam lebih menunjukkan data-data sebagai materi yang berkaitan dengan tema yang dipilih oleh KPUD DKI Jakarta.

"Santai banget, karena kita terbiasa berdialog sama warga, jadi kesempatan ini (debat) untuk memastikan data-data yang kita miliki akurat, lalu poin-poin yang kita sampaikan relevan," kata Sandi.

Seperti diketahui, tema debat putaran kedua nanti malam adalah "Dari Masyarakat untuk Jakarta" yang terdiri dari kesenjangan dan keadilan sosial, penegakan hukum, dan bonus demografi.

Moderator yang akan memandu jalannya debat yakni presenter Ira Koesno. Ira merupakan moderator debat perdana pada putaran pertama Pilkada DKI Jakarta 2017.

Terkait teknis penyelenggaraan debat kali ini debat putaran kedua dibagi menjadi enam segmen.

Dari enam segmen tersebut, ada tiga rangkaian utama debat. Bagian pertama, pasangan cagub-cawagub DKI Jakarta akan menjawab pertanyaan yang disiapkan tim panelis dan disampaikan oleh moderator.

Setelah itu, kedua pasangan calon akan menjawab pertanyaan-pertanyaan dari elemen masyarakat yang hadir di lokasi debat. Usai menjawab berbagai pertanyaan dari elemen masyarakat, segmen selanjutnya adalah debat antar-pasangan cagub-cawagub.

Setelah saling berdebat, kedua pasangan calon akan menyampaikan pernyataan (closing statement) pada segmen terakhir yang berkaitan dengan komitmen mewujudkan putaran kedua Pilkada DKI Jakarta 2017 berjalan aman dan damai.

Debat putaran kedua akan disiarkan secara langsung oleh sejumlah stasiun televisi dengan durasi 120 menit untuk acara dan 30 menit untuk iklan.

Baca Juga: Ini Imbauan Sandiaga Usai Lihat Video Kontroversi Ahok
Tolak Kecurangan, Sandiaga Ajari Warga Cara 'Salam 3 Jari'

Seperti diketahui, KPU DKI Jakarta telah menetapkan hasil Pilkada DKI pada putaran pertama, pasangan Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni memperoleh 17.07 persen suara, Sedangkan Ahok- Djarot memperoleh 42,99 persen suara, dan pasangan  Anies-Sandiaga memperoleh 39,95 persen suara.

Hasil tersebut tidak berbeda jauh dengan quick count Pilkada DKI yang dirilis sejumlah lembaga survei. Sehingga pasangan Ahok-Djarot danAnies-Sandi yang berhak maju ke Pilkada DKI putaran kedua. (Restu)

Berita Terkait

Jelang Debat Pilkada, Ini Strategi dan Persiapan Ahok-Djarot Jelang Debat Pilkada, Ini Strategi dan Persiapan Ahok-Djarot
Ahok Bikin Program Rumah Murah, Sandiaga: Motivasinya Apa? Ahok Bikin Program Rumah Murah, Sandiaga: Motivasinya Apa?
Polda Metro akan Panggil Ulang Sandiaga Uno Polda Metro akan Panggil Ulang Sandiaga Uno

#Jakarta #Hasil Pilkada DKI #debat pilkada #Pilkada DKI Jakarta 2017 #Hasil Quick Count DKI #Sandiaga Uno

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar