Anies: Insya Allah, Bismillah Saya Percaya Warga Jakarta Memilih

Dok Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (Foto: Arah.com)

Arah - Menjelang hari pemungutan suara Pilkada DKI 2017, sepekan kedepan calon gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan menyatakan agar tidak menodai dengan berbagai bentuk kecurangan dan ketidakadilan.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu mengingatkan kepada semua pihak yang ikut terlibat dalam pesta demokrasi ini untuk menjaga Kebhinekaan dan keberagaman di antara masyarakat.

"Justru gubernur baru memastikan Jakarta sebagai ibukota sebuah negara Pancasila, sebuah Negara Kesatuan Republik Indonesia yang menjalankan Undang-Undang Dasar 45 dengan baik. Justru di sini tertangkap bagaimana persatuan dan kesatuan dibangun. Pesan ini yang akan terus kita gaungkan dalam satu minggu ke depan," ujar Anies usai debat Pilkada di Hotel Bidakara, Pancoran, Jakarta Selatan, Rabu (12/4/2017) malam.

Atas hal tersebut, Anies mengatakan fokus dalam strategi pemenangan putaran kedua kali ini  dengan mengembalikan kepercayaan warga Jakarta bahwa program gubernur yang memberikan fasilitas kepada warga akan dilanjutkan dan ditingkatkan dengan program baru yang ia tawarkan.

"Kita fokus terus pada program kita 3 yang utama dan fokus menyapa warga seluruh warga dan kami tegaskan semua seperti yang saya sampaikan bahwa kalau gubernur baru maka bansos hilang, KJP hilang kemudian program berhenti, ada perda berdasarkan agama, itu semua tidak benar. Kami akan tegaskan itu," imbuhnya.

Baca Juga: Usai Debat, Ahok Tegaskan Program Reklamasi untuk Rakyat
Jelang Pencoblosan, Timses ‘Jaga’ Mulut Ahok Agar Berkata Santun

Dengan demikian, Anies merasa optimis jika hak suara warga Jakarta pada hari pencoblosan nanti tepat memilih gubernur dan wakil gubernur yang berpihak kepada rakyat.

"Insya allah. Bismillah dan saya percaya warga Jakarta memilih. Warga Jakarta akan menentukan pilihan berdasarkan kepercayaan dan berdasarkan optimisme yang mereka miliki," pungkasnya.

Seperti diketahui, KPU DKI Jakarta telah menetapkan hasil Pilkada DKI pada putaran pertama, pasangan Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni memperoleh 17.07 persen suara, Sedangkan Ahok- Djarot memperoleh 42,99 persen suara, dan pasangan  Anies-Sandiaga memperoleh 39,95 persen suara.

Hasil tersebut tidak berbeda jauh dengan quick count Pilkada DKI yang dirilis sejumlah lembaga survei. Sehingga pasangan Ahok-Djarot danAnies-Sandi yang berhak maju ke Pilkada DKI putaran kedua. (Restu)

Video Trending Pilihan Redaksi:

Berita Terkait

Anies-Sandi Batal Hadir Debat, Tim Ahok-Djarot Ajukan Tantangan Anies-Sandi Batal Hadir Debat, Tim Ahok-Djarot Ajukan Tantangan
Ditanya Jaminan Kesehatan Warga, Ini Jawaban Jitu Ahok-Djarot Ditanya Jaminan Kesehatan Warga, Ini Jawaban Jitu Ahok-Djarot
Debat Pilkada, Hasto: Pertanyaan Komunitas Dirancang Serang Ahok Debat Pilkada, Hasto: Pertanyaan Komunitas Dirancang Serang Ahok

#Jakarta #debat pilkada #Pilkada DKI Jakarta 2017 #Anies-Sandi

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar