Ibu Negara Prihatin Pengidap Kanker Serviks di Indonesia Tinggi

Presiden Joko Widodo (ketiga kanan) mendampingi Ibu Negara Ny Iriana Joko Widodo (tengah) menyerahkan santunan kepada warga kurang mampu di Kampung Ranca Garut, Sangiang Tanjung, Lebak, Banten, Senin (4/7). Presiden Joko Widodo menyalurkan tiga ribu paket sembako dan uang di tiga lokasi dalam rangka Safari Ramadan. (Foto: Antara/Asep Fathulrahman)

Arah -  Ketua Umum Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Kerja (OASE Kabinet Kerja) Erni Guntarti Tjahjo Kumolo mengatakan Ibu Negara Iriana Joko Widodo prihatin dengan tingginya pengidap kanker serviks dan payudara di Indonesia.

"Inisiasi Ibu Negara dan Ibu Mufida Jusuf Kalla, kami fokus tentang IVA tes. Bagaimana wanita-wanita di Indonesia tergerak untuk melakukan IVA tes," kata Erni, Erni saat mendampingi kunjungan Ibu Negara dan Ibu Mufida Jusuf Kalla dalam Aksi Dharma Wanita Persatuan dengan Deteksi Dini Kanker Leher Rahim (IVA Tes) dan Kanker Payudara (SADANIS) di Gedung Sujudi Kementerian Kesehatan Jakarta, Senin (17/4).

Dalam kunjungan itu, Erni juga mengatakan Ibu Negara bersama OASE akan melakukan 'blusukan' ke provinsi-provinsi untuk mensosialisasikan IVA tes.

"Program yang dilakukan dalam sosialisasi IVA tes adalah pembangunan karekter, peningkatan kualitas keluarga dan sosial budaya," ujar Erni, dikutip Antara.

Baca Juga: Ada Pesan Dzikir di Balik Sumbangan Zulkifli Hasan untuk Jupe
Wow, Ada 'Bakso Istighfar' Super Besar di Bandung

Menteri Kesehatan Nila Moeloek menyatakan terima kasih atas program yang dicanangkan Ibu Negara bersama OASE untuk mengurangi angka kanker payudara dan serviks yang mendominasi kasus kanker pada perempuan di Indonesia.

Menurut Nila Moeloek, dua jenis kanker tersebut telah menyedot anggaran BPJS Kesehatan cukup besar, karena tinggi biaya operasinya, yakni nomor empat dari semua jenis penyakit berbiaya besar versi BPJS Kesehatan.

"Padahal kanker serviks dan payudara bisa dicegah dengan cara yang sederhana dan murah," kata Menkes.

Nila Moeloek mengungkapkan sejak program OASE ini digulirkan jumlah perempuan Indonesia yang melakukan IVA tes meningkat pesat.

"Dari data Kemenkes pada 2007-2014 yang melakukan IVA tes tidak kurang dari 1 juta orang, namun setelah 2014 mengalami peningkatan 400 ribu dan hingga mencapai angka 2 juta orang hingga saat ini," tutup Nila Moeloek.

Video Trending Pilihan Redaksi:

Berita Terkait

Kocak, Berani-beraninya Pelajar SMA ini Rayu Ibu Negara Iriana Kocak, Berani-beraninya Pelajar SMA ini Rayu Ibu Negara Iriana
Astaga, Ibu Negara Iriana Jokowi Tantang Guru PAUD Astaga, Ibu Negara Iriana Jokowi Tantang Guru PAUD
Ibu Negara Iriana Jokowi Berhijab Di Amerika Ibu Negara Iriana Jokowi Berhijab Di Amerika

#Jakarta #iriana jokowi #ibu negara #Ibu Negara Republik Indonesia #Kanker Serviks

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar