Dituduh Aplikasi Hanya Untuk Orang Kaya, Ini Jawaban Snapchat

Logo Snapchat. (Pixabay/MIH83)

Arah -  Baru-baru ini Snapchat bikin gempar dunia, khususnya di negara India. CEO Snapchat Evan Spiegel dituduh pernah mengatakan bahwa aplikasinya hanya untuk orang kaya.

Ucapan itu disebar oleh salah satu mantan karyawan Snapchat Anthony Pompliano. Ia mengatakan tahun 2015 lalu, saat menjabat sebagai Kepala Divisi Pertumbuhan Snapchat, bertemu dengan Spiegel untuk membahas pengguna Snapchat.

"Aplikasi ini hanya untuk orang kaya, dan kami tidak mau berekspansi ke negara miskin seperti India dan Spanyol," kata Pompliano menirukan kata-kata Evan Spiegel.

Sontak pernyataan itu bikin geram penduduk India. Mereka berbondong-bondong meghapus aplikasi Snapchat di ponselnya.

Baca Juga: Cara Polda Jabar Halau Massa yang Ikut Tamasya Al Maidah ke DKI
Google Bikin Situs Pencarian Lowongan Kerja
Fadli Zon: Pengerahan Massa ke TPS untuk Awasi Model Iwan Bopeng
Sandiaga Tepis Pernah Bagi-bagi Sembako

Melalui juru bicaranya, Snapchat membantah kabar tersebut.

"Jelas Snapchat untuk semua orang. Aplikasi ini tersedia di seluruh dunia dan bisa diunduh secara gratis," kata Juru Bicara Snapchat, dilansir Times Now, Selasa (18/4).

Juru bicara juga membantah pernyataan dari mantan karyawannya Anthony Pompliano.

"Kata-kata dari mulut Anthony Pompliano keluar dari seorang yang tidak puas dengan perusahaan. Kamu justru sangat senang memiliki pengguna dari India, atau bahkan di seluruh dunia," ujar Juru Bicara Snapchat.

Video Trending Pilihan Redaksi:

Berita Terkait

Rizieq Minta BIN Berhenti Memata-matai Ulama Rizieq Minta BIN Berhenti Memata-matai Ulama
Ngadu Nasib ke Rumah Lembang, Pasukan Orange Gagal Temui Ahok Ngadu Nasib ke Rumah Lembang, Pasukan Orange Gagal Temui Ahok
Perang Berlanjut, Sukmawati Ogah Tanggapi Ajakan Mediasi Rizieq Perang Berlanjut, Sukmawati Ogah Tanggapi Ajakan Mediasi Rizieq

#Jakarta #CEO Snapchat Evan Spiegel #Snapchat

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar