Kekeh Hak Angket KPK, Surat Permohonan Justru Belum Diterima

Wakil Ketua DPR RI, Agus Hermanto ketika ditemui di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (9/2). (Foto: Arah.com/ Resa Prasetia)

Arah -  Wakil ketua DPR RI, Agus Hermanto jelaskan proses jalannya usulan hak angket terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Hal ini untuk membuka penggalan rekaman yang menyebut anggota komisi III DPR menekan tersangka kasus korupsi e-KTP, Miryam S Haryani. Menurut Agus dirinya sampai saat ini masih belum menerima suratnya.

"Saat ini angket untuk KPK kemarin surat belum masuk sehingga kemungkinan nanti setelah rapat paripurna kita akan melaksanakan rapat bamus apabila memang usulan itu sudah ada, jadi sampai kemarin saya belum mendapatkan laporan sudah masuk dan lengkap," kata Agus di komplek Parlemen DPR RI, Senayan Jakarta, Kamis, (27/4/2017).

Baca Juga: Sempat Berkonflik, Nurul Arifin Datangi Ahok di Balai Kota?
Tak Disangka, Ini Komentar Anies Soal Bunga Untuk Ahok-Djarot
Berkali-Kali Mangkir, Akhirnya Bendahara PDIP Hadiri Sidang E-KTP

Menurut Agus, jika surat itu sudah masuk dan lengkap  maka langkah selanjutnya akan dilaksanakan rapat bamus agar dapat dibacakan pada penutupan paripurna Jumat besok.

"Apabila kalau memang sudah masuk dan lengkap berarti nanti setelah rapat paripurna kita dapat melaksanakan bamus untuk diagendakan dibacakan dalam rapat paripurna besok Jumat bersamaan dengan penutupan masa sidang,"imbuhnya.

Lebih lanjut Agus, menjelaskan usai disampaikan di Paripurna, maka pada paripurna berikutnya dapat didapatkan diputuskan hak angket itu sendiri.

Nanti Paripurna berikutnya ditanyakan kembali kepada anggota dewan apakah angket yang dulu pernah diajukan oleh sebagian anggota dewan dapat menjadi angket dewan atau tidak tentunya tata caranya sesuai dengan peraturan perundang-undangan bisa langsung mayoritas bisa juga melalui voting.

"Ini berarti kalau sudah disampaikan dibacakan di paripurna kan disampaikan ke seluruh fraksi dan anggota DPR secara menyeluruh," pungkasnya. (Mukied)

Video Trending Pilihan Redaksi:

Berita Terkait

Kasus Budi Gunawan, Fahri Hamzah: Kayak KPK Main Politik! Kasus Budi Gunawan, Fahri Hamzah: Kayak KPK Main Politik!
Sunyi Senyap, Begini Suasana Rumah Patrialis Akbar Sunyi Senyap, Begini Suasana Rumah Patrialis Akbar
Korupsi E-KTP, Politisi Golkar Minta Jatah Seratus Ribu Dolar Korupsi E-KTP, Politisi Golkar Minta Jatah Seratus Ribu Dolar

#Jakarta #Hak Angket #Anggota DPR RI #Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar