Ahok dan Sandi Beda Pendapat Soal Penertiban Pasar Ikan

Warga kampung Akuarium harus rela merayakan Hari Raya Idulfitri 1437 H di tenda darurat dan diatas puing-puing sisa penggusuran. (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/foc/16.)

Arah -  Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memastikan akan menertibkan Pasar Ikan dan kampung akuarium, Penjaringan, Jakarta Utara, pekan ini. Penertiban tersebut disebabkan banyaknya bangunan liar berdiri. Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih Sandiaga Uno meminta Gubernur petahana Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok mengkaji kembali rencana penertiban bangunan liar tersebut.

"Penertiban harus dikaji kembali. Tapi 6 bulan kedepan masih Pak Basuki dan Pak Djarot," ujar Sandiaga Uno di Jalan Melawai, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (3/5).

Sandiaga melanjutkan, komunikasi sudah dilakukan antara kedua belah pihak. Baik Anies-Sandi dan Basuki Djarot untuk berembuk menyelesaikan polemik penertiban kampung akuarium. Sandi berharap semua kebijakan Ahok dapat diselesaikan pada Oktober 2017 nanti.

"Kita tunggu apa yang dibutuhkan. Saya sudah menawarkan sih ke Pak Basuki-Djarot apa yang bisa kita bantu. Untuk memastikan 6 bulan kedepan mereka sukses mengelola Jakarta dan dipastikan selesai Oktober-nya," katanya.

Seperti diketahui, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mengatakan warga yang mendirikan bangunan liar telah diberi rumah susun (rusun) oleh Pemprov DKI seperti di Marunda, Rawa Bebek dan Cipinang.

"Udah dikasih rusun kok, mereka aja yang gak mau. Rawa bebek sudah jadi bagus," kata Ahok.

Baca Juga: Jadi Fenomena, Karangan Bunga Juga Sampai ke Polda Jatim
Ridwan Kamil akan Menang Pilkada Jabar Jika Didukung Partai Ini

Di lain pihak, Sekretaris Daerah Saefullah memastikan bangunan tersebut akan segera ditertibkan pekan ini.

"Minggu ini mau di rapikan, kita tertibkan lg. Satpol PP yang melakukan itu bersama walikota," kata Saefullah.

Berdasarkan laporan yang diterima Saefullah terdapat 300 warga yang menjadi korban penertiban sudah dipindahkan ke rumah susun (rusun) Marunda, Rawa Bebek dan Cipinang. Namun ia tidak dapat memastikan apakah warga yang mendirikan bangunan liar itu adalah warga yan sudah dipindahkan ke tiga rusun tersebut. (Restu)

Berita Terkait

Merasa Difitnah Soal Penggusuran, Kubu Ahok Polisikan Anies Merasa Difitnah Soal Penggusuran, Kubu Ahok Polisikan Anies
Kampanye di Kalijodo, Pendukung Ahok dan Anies Saling Sorak Kampanye di Kalijodo, Pendukung Ahok dan Anies Saling Sorak
Kampanye Hitam Bumbui Pilkada DKI, Paslon Semakin Ketakutan Kampanye Hitam Bumbui Pilkada DKI, Paslon Semakin Ketakutan

#Jakarta #Penggusuran Permukiman #Penggusuran #Anies-Sandi #Ahok-Djarot

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar