Miris, Empat Siswa SD di Malang Disetrum Kepala Sekolahnya

Ilustrasi. Siswa Sekolah Dasar. (ANTARAFOTO/Yulius Satria Wijaya)

Arah -  Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera jelaskan perkembangan kasus penyetruman terhadap empat orang siswa kelas 6 Sekolah Dasar (SD) Lowokwaru 3 Kota Malang

"Hari ini kapolres menyampaikan kepada saya akan melakukan pemeriksaan langsung kepada kepala sekolah, walaupun belum ada laporan resmi dari empat (korban) itu,"kata Barung di Markas Polda Jatim, Rabu, (3/4/2017).

Baca Juga: Wapres JK Minta Jurnalis Ungkap Fakta dengan Data
Ratusan Beasiswa Siap Diperebutkan Lulusan SMA Bandar Lampung

Menurutnya ada banyak hal yang dilanggar oleh Kepala Sekolah, termasuk terapi penyetruman tersebut tidak ada dalam kurikulum pendidikan di Indonesia dan melanggar undang-undang perlindungan anak.

"Tidak ada kurikulum yang mengajarkan penyetruman terhadap anak ini kalau boleh saya bertanya kepada seluruh masyarakat Jawa timur tidak ada kurikulum penyetruman,"jelas Barung.

"Undang-undang perlindungan anak 34, 2014 sudah dilanggar, yaitu melakukan yang namanya kekerasan terhadap anak," lanjutnya.

Menurut Barung, sebelumnya kepolisian Malang telah melakukan pemeriksaan langsung di lokasi kejadian dan saksi korban termasuk orang tua korban.

"Tadi pagi rangkaian pemeriksaan di tempat kejadiannya, locus delictinya kemudian saksinya empat itu anak yang mengalami itu saksi mahkota, mengalami langsung suatu tindak pidana itu sudah delicti kita mendapat keterangan langsung dari orang tua maupun anak tersebut," jelasnya.

Burang juga memastikan akan melakukan penahanan terhadap Kepala Sekolah tersebut, terlebih kasus ini dilakukan oleh seorang pendidik.

"Sudah pasti, saya pastikan, ini sudah melanggar undang-undang perlindungan anak, dan undang-undang perlindungan anak dilanggar oleh orang yang melakukan pendidikan itu termasuk kita langsung melakukan penahanan," tegasnya.

Namun semua itu bergantung kepada pertimbangan kepolisian yang melakukan pemeriksaan terhadap kepala sekolah tersebut.

"Tetapi syarat penahanan akan dipertimbangkan oleh polisi, yang pertama tidak melarikan diri, tidak mengulangi perbuatannya lagi dan yang bersangkutan dapat di jamin tiga hal ini yang bisa dilakukan,"tukasnya.

Sebelumnya keempat orang siswa kelas 6 Sekolah Dasar (SD) Lowokwaru 3 Kota Malang disetrum oleh Kepala Sekolahnya berinisial TJY. Siswa berinisial RA, MK, MZ dan MA disetrum dengan dalih untuk terapi kesehatan.

Akibat kejadian tersebut para korban mengalami trauma dan kesakitan di beberapa bagian tubuhnya. Salah satu korbannya, RA juga sempat mengalami mimisan. 

Berita Terkait

Pasar Senen Kebakaran, Puluhan Mobil Pemadam Dikerahkan Pasar Senen Kebakaran, Puluhan Mobil Pemadam Dikerahkan
Astaga! Sekolah Ini Masih Kekurangan Komputer Jelang UNBK Astaga! Sekolah Ini Masih Kekurangan Komputer Jelang UNBK
Ini Program Profesor Kelas Dunia untuk Pendidikan Indonesia Ini Program Profesor Kelas Dunia untuk Pendidikan Indonesia

#Jakarta #Pendidikan Nasional #Kasus Penganiayaan #sekolah dasar #Malang

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar