Bubar Tertib, Peserta Aksi 55 Minta Ahok Dihukum Berat  

Aksi Massa 55 di sekitar Masjid Istiqlal, Jakarta, Jumat (5/5). (Foto: Arah.com/ Arie)

Arah - Massa Aksi 55 dari Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF MUI) membubarkan diri secara teratur dari Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Jumat (5/5) sore. Pantauan Arah.com di lokasi, massa meninggalkan lokasi sekitar pukul 16.00 WIB.

Salah satu peserta aksi, Haidir (36), mengatakan dirinya secara pribadi akan menunggu keputusan Majelis Hakim terhadap Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama (Ahok) pada sidang putusan Selasa (9/5) mendatang. Ia berharap penegak hukum bersikap adil dalam memberikan hukuman pada Ahok.

"Ya saya berharap Ahok dihukum seberat-beratnya, seadil-adilnya," ujarnya saat ingin pulang dari Masjid Istiqlal.

Peserta aksi bubar usai perwakilan dari massa bertemu dengan pihak Mahkamah Agung. Penanggung Jawab Tim Advokasi GNPF MUI Kapitra Ampera menjadi salah satu delegasi dari masa aksi yang bertemu dengan pihak MA di Jalan Merdeka Utara, Jakarta Pusat. Pertemuan tersebut berlangsung dari pukul 13.45 WIB sampai 14.40 WIB.

Baca Juga: Ternyata Ini Pembicaraan GNPF-MUI dengan Pihak MA Saat Aksi 55
Kasus Montara, Pemerintah Indonesia Gugat Rp27,4 Triliun

Bersama beberapa rekannya, Kapitra bertemu dengan perwakilan dari MA, yaitu Panitera Made Rawa Aryawan. Di pertemuan itu, Kapitra menjelaskan bahwa aksi yang selama ini terjadi bukan tanpa sebab. Pasalnya, umat Islam meminta aparat penegak hukum berperilaku adil dalam menjalankan persidangan dengan terdakwa Ahok.

"Aksi-aksi yang dilakukan tidak berjalan begitu saja karena ada sebab dan akibat. Kami meminta agar keadilan sama di mata hukum, tidak dibeda-bedakan. Kami mendukung majelis hakim bersikap independen dalam mengambil keputusan dan jangan sampai independensi ini tergerus dengan adanya desakan-desakan oleh para pimpinan," kata Kapitra.

Sebelumnya, massa aksi bergerak dari Masjid Istiqlal menuju Mahkamah Agung sekitar pukul 13.00 WIB. Mereka berjalan beriringan usai melakukan salat Jumat dan mendengar penjelasan dari Ketua GNPF Bachtiar Nasir melalui pengeras suara sekitar masjid.

"Di sini (Masjid Istiqlal) ada tausiyah. Setelah perwakilan diterima MA, delegasi akan kembali ke Masjid ini. Lalu bubar dengan damai," kata Bactiar. (May)

Video trending pilihan redaksi:

Berita Terkait

Patrialis Akbar Terjaring OTT KPK? Ini Tanggapan MK Patrialis Akbar Terjaring OTT KPK? Ini Tanggapan MK
Pencoretan Merah Putih, Polisi Ringkus Seorang Terduga Pelaku Pencoretan Merah Putih, Polisi Ringkus Seorang Terduga Pelaku
Rizieq Dilabeli Status Tersangka, Polri: Tinggal Nunggu Waktu! Rizieq Dilabeli Status Tersangka, Polri: Tinggal Nunggu Waktu!

#Jakarta #aksi simpatik 55 #aksi 55

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar