Usaha Perantau, Gotong Royong Percantik Desa Nagari Pariangan

Salah satu objek wisata di Nagari Tuo (tua) Minangkabau "Pariangan", Kecamatan Pariangan (foto/shutterstock.com)

Arah - Para perantau asal Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat bergotong royong membangun sarana pendukung objek wisata di Nagari Tuo (tua) Minangkabau "Pariangan", Kecamatan Pariangan yang sering disebut salah satu daerah terindah di dunia itu.

Salah seorang perantau asal Tanah Datar, Meriwati mengatakan sarana tambahan seperti pelebaran jalan, lahan parkir, rumah ibadah, toilet, tempat mandi dan air bersih diperlukan wisata Nagari karena banyaknya pengunjung yang kagum dengan keindahan dan kesejukan alamnya.

"Untuk itu, kita sebagai perantau sangat peduli membangun daerah yang kaya dengan destinasi wisata ini, sehingga akan semakin banyak kunjungan wisatawan mancanegara ke sini," kata Meriawati saat peletakan batu pertama renovasi sarana pendukung di Kompleks Masjid Ishlah Nagari Pariangan.

Dilansir dari Antara, Meriawati menyebut wisata alam dan budaya Nagari Pariangan memang telah diakui dunia dengan dinyatakan daerah ini sebagai salah satu desa terindah di dunia. Selain itu juga perlu didukung sikap mental masyarakat untuk terbuka menyambut pengunjung dengan bertutur bahasa yang ramah dan santun.

"Masyarakat juga bisa mengembangkan usaha yang menarik hati pengunjung, dengan menjual aksesoris dan cendera mata serta kuliner makanan tradisi lainnya," lanjutnya.

Baca Juga: Keren, Mie Instan Indonesia Dipamerkan di Milan Italia
Facebook Blokir Video Raja Thailand Plesiran Pakai Baju Ketat

Bupati Tanah Datar, Irdinansyah Tarmizi mengemukakan Nagari Pariangan memiliki sejarah panjang tentang Tanah Datar yang perlu dikemas dengan baik seperti banyaknya peninggalan sejarah yang patut dijadikan objek kunjungan bagi wisatawan seperti Kuburan Panjang Tantejo Gurhano, Masjid Tuo, Balai Saruang, Rumah Adat.

"Kita mengharapkan agar masyarakat setempat terus meningkatkan kebersihan lingkungan, menjaga keramahtamahan kepada setiap pengunjung yang datang, sehingga mereka dapat menjual berbagai produk yang ada di nagari ini, baik itu kerajinan maupun kuliner khas daerah," katanya.

Pariangan memiliki aneka potensi wisata seperti air terjun Najun, lasuang gadang (lesung raksasa) dan kuburan panjang Tantejo Gurhano, Masjid Tuo, Balai Saruang serta Rumah Adat.

Satu kondisi Pariangan yang menunjukkan alam Minang "tempo doeloe" adalah masih lestari dan terjaganya prasasti atau tugu "Batu Tigo Tungku Sajangan" di nagari itu.

Video Trending Pilihan Redaksi:

Berita Terkait

Donald Trump Suarakan Islam Radikal, Indonesia Tak Perlu Tersudut Donald Trump Suarakan Islam Radikal, Indonesia Tak Perlu Tersudut
Meski Patah Kaki, Bocah Ini Tetap Semangat Kawal Rizieq Meski Patah Kaki, Bocah Ini Tetap Semangat Kawal Rizieq
Dilaporkan Henry Yosodiningrat, Rizieq: Wallahualam, Kita Hadapi! Dilaporkan Henry Yosodiningrat, Rizieq: Wallahualam, Kita Hadapi!

#Jakarta #tempat wisata #Liburan Wisata

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar