Turis Mancaranegara Kini Lebih Pilih Indonesia Dibanding Malaysia

Ilustrasi wisata di Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (foto/rosdimu.wordpress.com)

Arah - Deputi Bidang Pemasaran Pariwisata Mancanegara Kementerian Pariwisata I Gde Pitana menyebut wisatawan mancanegara (wisman) ke Malaysia mulai beralih ke Indonesia dalam beberapa waktu terakhir.

Deputi I Gde Pitana mengatakan dalam acara Indonesia Street Bukit Bintang Festival 2017 di Kuala Lumpur, Sabtu, menjadi salah satu indikator semakin banyaknya wisatawan asing yang tertarik untuk turut serta meramaikan festival tersebut.

"Banyak wisman yang biasanya memilih Malaysia kini beralih ke Indonesia," ucapnya dilansir Antara.

Hal itu juga salah satunya tampak dari semakin banyaknya wisman dari negara-negara tertentu yang lebih banyak datang ke Indonesia.

"Terutama wisman dari Arab yang ke Indonesia jumlahnya sudah lebih banyak ketimbang yang ke Malaysia," ujarnya.

Pihaknya mencatat sepanjang 2016 wisman Timur Tengah ke Indonesia mencapai 240.989 orang, sedangkan wisman Timur Tengah yang melancong ke Malaysia hanya sekitar 180.00 orang.

Menurut Pitana, turis tampak lebih banyak ke Malaysia karena pengembangan destinasi yang cenderung memusat. Sementara di Indonesia destinasi tersebar di berbagai provinsi.

"Kalau di Malaysia turis lebih banyak terkonsentrasi di Kuala Lumpur, misalnya, di Bukit Bintang tapi tidak di Johor atau Serawak atau di tempat lain. Sementara di Indonesia bisa di Jakarta, Bali, Yogyakarta, atau tempat lain," tuturnya.

Faktor lainnya adalah kemudahan bebas visa bagi 169 negara di Indonesia. Dikembangkannya 10 destinasi Bali Baru, hingga semakin banyaknya penerbangan langsung dari berbagai negara ke Indonesia.

Baca Juga: https://www.arah.com/article/31705/indosat-luncurkan-kartu-prabayar-amanah.html
Indosat Luncurkan Kartu Prabayar Amanah

Sedangkan Perwakilan Visit Indonesia Tourism Office (VITO) untuk Malaysia Obet Syafii mengatakan preferensi wisatawan untuk berwisata kini semakin bertambah sejak Indonesia mengembangkan 10 destinasi Bali Baru.

"Mereka semakin banyak pilihan tidak hanya ke Malaysia, tapi Indonesia semakin kompetitif ditambah pesaing lain yang juga berkembang," kata Obeth.

Menurut dia, wisatawan ke Malaysia tidak sepenuhnya beralih ke Indonesia melainkan memiliki pilihan yang lebih banyak ketika destinasi wisata mulai gencar dikembangkan, termasuk di Indonesia.

Video Trending Pilihan Redaksi:

Berita Terkait

Jelang Ramadhan, Wisata Halal Dipasarkan di Malaysia Jelang Ramadhan, Wisata Halal Dipasarkan di Malaysia
KY Sebut Patrialis Akbar Coreng Profesi Hakim KY Sebut Patrialis Akbar Coreng Profesi Hakim
Terkait Dana Bansos, Mpok Sylvi Penuhi Panggilan Bareskrim Polri Terkait Dana Bansos, Mpok Sylvi Penuhi Panggilan Bareskrim Polri

#Jakarta #Pesona Indonesia #Industri Pariwisata #Wisata Indonesia #Wisata Malaysia

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar