BPS: Inflasi Mei Lebih Tinggi Dibanding April

Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) melakukan inspeksi mendadak (sidak) di pasar Pahing, Kota Kediri, Jawa Timur, Jumat (19/5). (Antara/Prasetia Fauzani)

Arah -  Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suhariyanto mengatakan, laju inflasi pada Mei 2017 berpotensi lebih tinggi dibanding April 2017 yang tercatat mencapai 0,09 persen.

"Kayaknya akan lebih tinggi, namun tidak signifikan, karena pemerintah sudah mengendalikan harga," kata Suhariyanto dikutip Antara.

Suhariyanto mengatakan laju inflasi pada Mei terlihat dipengaruhi oleh pergerakan harga bahan makanan yang sempat mengalami kenaikan pada pekan pertama dan kedua, namun mulai menurun pada pekan ketiga dan keempat.

"Minggu ketiga, minggu kempat ini kayaknya sudah turun lagi. Harga beberapa komoditas mulai turun, seperti bawang putih. Daging juga bagus, mengalami penurunan. Gula pasir juga terkendali," jelasnya.

Baca Juga: Kangen Bripda Ismi? Masya Allah Postingan Barunya Bikin Netizen..
Ajaib! Paus Ini Bisa Semburkan Pelangi di Lautan
Salat Beralaskan Kardus, Netizen Ramai Minta Dilamar Baim Wong
Bukan Mendagri, Lembaga Ini yang Gantung Status Ahok

Ia mengharapkan tren harga bahan makanan yang mulai menurun ini bisa terus terjaga pada periode puasa dan lebaran, agar beban inflasi tinggi tidak terjadi pada Juni 2017.

Sebelumnya, BPS mencatat inflasi April 2017 sebesar 0,09 persen karena terjadi penyesuaian tarif listrik untuk rumah tangga 900 VA nonsubsidi dalam bulan tersebut.

Dengan inflasi April tercatat 0,09 persen maka inflasi tahun kalender Januari-April 2017 telah mencapai 1,28 persen dan inflasi secara tahunan (year on year) sebesar 4,1 persen.

Meski demikian, kelompok bahan makanan tercatat mengalami deflasi pada April 2017 sehingga ikut menekan pergerakan inflasi.

Beberapa harga komoditas pangan seperti cabai merah, cabai rawit, bawang merah, beras, daging sapi, ikan segar dan telur ayam ras tercatat mengalami penurunan.

Harga komoditas lainnya seperti bawang putih, daging ayam ras, tomat dan jeruk, masih mengalami kenaikan pada periode ini.

Beberapa bahan makanan ini masih mengalami kenaikan harga seiring dengan meningkatnya permintaan masyarakat menjelang puasa dan lebaran.

Komoditas bawang putih mengalami kenaikan harga tertinggi yaitu mencapai 28,79 persen, disusul cabai merah 14,97 persen, telur ayam ras 8,34 persen dan daging ayam ras 4,2 persen.

Harga cabai rawit sempat mengalami penurunan harga tertinggi pada Mei 2017, namun harga itu masih jauh lebih tinggi jika dibandingkan harga komoditas yang sama pada bulan April dan Mei 2016.



Video Trending Pilihan Redaksi:

Berita Terkait

Harga Mahal, Cabai Sumbang Inflasi Tertinggi Harga Mahal, Cabai Sumbang Inflasi Tertinggi
Langsung Orasi Usai Diperiksa, Gema Takbir Iringi Habib Rizieq Langsung Orasi Usai Diperiksa, Gema Takbir Iringi Habib Rizieq
Usut Suap Reklamasi, KPK akan Panggil Plt Gubernur DKI Jakarta Usut Suap Reklamasi, KPK akan Panggil Plt Gubernur DKI Jakarta

#Jakarta #Badan Pusat Statistik (BPS) #Inflasi #Harga Pangan

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar