Studi: Pengguna Media Sosial Bisa Ganggu Kesehatan Mental

Ilustrasi: Media sosial. (Foto: Pixabay)

Arah -  Survei terbaru dari Royal Society for Public Health (RSPH) di Inggris pada awal 2017 berusaha untuk menjawab pertanyaan tentang pengaruh penggunaan plaform media sosial bagi remaja dan dewasa.

Dan, jawabannya adalah media sosial berpengaruh baik sekaligus buruk secara bersamaan.

Dalam survei tersebut, para peneliti meminta hampir 1.500 anak muda Inggris berusia 14 sampai 24 tahun untuk berbagi pemikiran mereka tentang lima platform media sosial populer yaitu Facebook, Instagram, Snapchat, Twitter dan YouTube, dikutip Phone Arena, Sabtu (27/5).

Para responden berbagi pendapat yang menyoroti hal-hal positif dan negatif. Dalam banyak kasus, media sosial dinilai oleh responden sebagai penyebab depresi atau perasaan cemas.

Kualitas tidur juga terpengaruh, karena telat tidur dan terbangun untuk memeriksa pesan di smartphone. Namun, RSPH mengatakan satu dari lima anak muda tetap melakukannya.

Baca Juga: Kehilangan, Ini Kenangan Anies dengan Sang Adik
Tips Sehat Saat Berbuka Puasa

Meskipun media sosial berpengaruh buruk, hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa media sosial juga dapat membawa hal positif dan membantu menjaga hubungan sosial.

Laporan penelitian tersebut mengungkapkan bahwa YouTube menjadi satu-satunya platform dengan dampak positif paling banyak, yang berarti bahwa YouTube memiliki kemampuan untuk berbuat lebih baik terhadap kesehatan mental anak muda.

YouTube menjadi provider pendukung emosional, platform yang sesuai untuk ekspresi diri dan membangun identitas diri, dan alat yang dapat diandalkan untuk membangun komunitas.

Sementara itu, platform lainnya ternyata tidak lebih baik. Platform yang berpotensi tidak sehat adalah Instagram dan Snapchat, yang efek negatifnya melampaui tingkat positifnya.

Twitter dan Facebook masih sedikit lebih baik dibanding Instagram dan Snapchat, meskipun secara keseluruhan masih "dalam warna merah".

Banyak alasan mengapa penggunaan jejaring sosial mungkin berbahaya bagi pemikiran anak muda yang tengah berkembang, di antaranya adalah karena informasi yang disajikan tidak selalu merupakan representasi realitas yang akurat.

Video Trending Pilihan Redaksi:

----

Berita Terkait

Studi: Media Sosial Bukan Untuk Orang Muda Studi: Media Sosial Bukan Untuk Orang Muda
Pengusaha Dubai Ini akan Membuat Aplikasi Pesan Pesaing Whatsapp Pengusaha Dubai Ini akan Membuat Aplikasi Pesan Pesaing Whatsapp
Facebook 'Bunuh' 14.000 Akun Bermuatan Pornografi Facebook 'Bunuh' 14.000 Akun Bermuatan Pornografi

#Jakarta #Penyalahgunaan Media Sosial #Sosial Media #Media Sosial

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar