Soal Amien Rais, MPR Peringatkan KPK Jangan Korupsi Informasi

Wakil Ketua MPR RI, Hidayat Nur Wahid ketika ditemui di acara syukuran Hari Jadi Republik Indonesia ke-74, di kantor DPP PKS, Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan, Minggu (4/6). (Foto: Arah.com/ May Rahmadi)

Arah - Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Hidayat Nur Wahid memberi peringatan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi karena telah menyebut nama tokoh umat Islam, Amien Rais, di sidang perkara korupsi alat kesehatan dengan terdakwa Siti Fadilah Supari.

Hidayat menyayangkan pernyataan jaksa dari KPK yang mengungkap Amien telah menerima aliran dana korupsi dari kasus tersebut sebesar Rp 600 juta. Padahal, KPK belum meminta klarifikasi dari Amien.

"Kami mendukung KPK memberantas korupsi, tetapi harus betul-betul tidak menghadirkan korupsi informasi dan korupsi kepercayaan publik," kata Wakil Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sosial itu usai melakukan Tasyakuran Hari Kemerdekaan Indonesia yang ke 74 di kantor DPP PKS, Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan, Minggu (4/6).

Baca Juga: Teror London, Trump Kritik Statmen Wali Kota Khan
Ingin Sehat Saat Berpuasa, Coba Deh Langkah Sederhana Ini

Hidayat menilai, publik tidak percaya dengan KPK karena KPK telah melakukan pembunuhan karakter dengan pernyataan jaksa di persidangan itu. "Salah satu bentuk ketidakpercayaan publik karena informasi yang dilakukan saat penyelidikan, bisa diomongkan begitu saja oleh jaksa di pengadilan," ujarnya.

"Itu bentuk pembunuhan karakter dan bentuk pencitraan negatif terhadap tokoh yang selama ini dikenal sebagai tokoh yang bersih, tokoh yang reformis, tokoh yang tegas membela kepentingan umat Islam," tambahnya.

Menurut Hidayat, sebelum KPK menyebut Amien menerima aliran dana korupsi alat kesehatan dari Siti Fadilah Supari melalui Sutrisno Bachir Foundation, harusnya meminta penjelasan kepada Amien terlebih dahulu. Tetapi, yang terjadi tidak seperti itu.

"Harusnya tidak dicemarkan namanya, mestinya dipanggil, diklarifikasi. Itu kemudian diberitakan dimedia seolah-olah dia sudah tersangka," kata Hidayat.

Sebelumnya, Amien Rais telah angkat bicara mengenai hal tersebut. Amien, yang sampai saat ini belum mendapat pemanggilan dari KPK, berencana mendatangi kantor KPK untuk memberikan penjelasan. "Saya akan berkunjung ke Kantor KPK, untuk menjelaskan duduk persoalannya, sebelum saya berangakat umroh pada Kamis 8 Juni ini. Kalau saya dipanggil KPK padahal saya masih umroh, saya khawatir dianggap lari dari tanggung jawab," kata Amien saat jumpa pers di kediamannya, di kawasan Gandaria, Jakarta Selatan, Jumat (2/6). (May Rahmadi)

Video Trending Pilihan Redaksi:

Berita Terkait

Patrialis Akbar Ditangkap, MPR: Jangan Kriminalisasi Parpol! Patrialis Akbar Ditangkap, MPR: Jangan Kriminalisasi Parpol!
Ini Alasan Kenapa Pemimpin KPK Tidak Akan Temui Amien Rais Ini Alasan Kenapa Pemimpin KPK Tidak Akan Temui Amien Rais
Usut Suap Reklamasi, KPK akan Panggil Plt Gubernur DKI Jakarta Usut Suap Reklamasi, KPK akan Panggil Plt Gubernur DKI Jakarta

#Jakarta #Partai Keadilan Sejahtera #Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) #Amien Rais #MPR RI

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar