Festival Bakar Tongkang Akan Dihadiri 2 Menteri

Setiap tahunnya ribuan masyarakat etnis Tionghoa dari dalam dan luar negeri berbondong-bondong menyambut antusias acara bakar tongkang. (ANTARA FOTO/Rony Muharrman)

Arah -  Provinsi Riau akan menggelar event wisata budaya besar pada Sabtu-Minggu (10-11/6) akhir pekan ini. Acara itu adalah Festival Bakar Tongkang yang merupakan ritual tahunan masyarakat Tionghoa di Bagansiapiapi, Kabupaten Rokan Hilir.

Ritual tahunan tersebut punya sejarah panjang karena merupakan peringatan kedatangan masyarakat Tionghoa di Bagansiapiapi pada 1820. 

Tak heran jika kegiatan ini bukan sekedar pesta wisata budaya masyarakat Tionghoa di Riau saja, tapi sudah mendapat perhatian dari wisatawan nusantara dan mancanegara.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Rokan Hilir, Ali Asfar mengatakan, kegiatan wisata budaya ini diharapkan memberi kontribusi besar bagi pencapaian target kunjungan wisatawan ke Rokan Hilir. Pada 2017 ini, ditargetkan ada 43 ribu kunjungan wisatawan domestik dan mancanegara.

"Akan ada puluhan ribu wisatawan yang datang ke Rokan Hilir untuk menyaksikan acara tahunan ini," kata Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Rokan Hilir, Ali Asfar.

Baca Juga: Dukung Wisata Budaya 'Bakar Tongkang', Kemenpar Gencarkan Promosi
Bersiap! Ajang 'Sosial Media Week' Digelar Untuk Ketiga Kalinya
Atasi Masalah Terorisme, Indonesia Jalin Kerjasama dengan Rusia

Tidak berlebihan jika Kementerian Pariwisata memberi perhatian khusus pada acara Festival Bakar Tongkang ini. Menteri Pariwisata Arief Yahya pun dijadwalkan akan hadir untuk membuka acara ini. Bukan cuma Menpar, Menko Maritim Luhut Binsar Panjaitan juga akan datang ke Rokan Hilir.

Ritual Bakar Tongkang merupakan kegiatan budaya untuk memperingati kehadiran masyarakat Tionghoa di Bagansiapiapi sejak tahun 1820. Pembakaran tongkang dilakukan sebagai simbol bahwa masyarakat Tionghoa di Bagansiapiapi tak akan kembali lagi ke tanah leluhur. Mereka berjanji untuk mengembangkan diri di kota yang punya julukan Hong Kong van Andalas itu.

festival akan diawali dengan sembahyang di kelenteng tertua di kawasan Pekong Besar, yakni Ing Hok Kiong. Lalu, acara dilanjutkan dengan arak-arakan ke tempat pembakaran hingga berlanjut ke prosesi pembakaran di hari berikutnya.

"Prosesi pembakaran tongkang biasanya diawali dengan menetapkan posisi haluan tongkang, sesuai petunjuk Dewa Kie Ong Ya atau dewa laut. Setelah mengetahui posisinya, tongkang akan diletakkan pada posisi pembakaran. Kertas sembahyang ditimbun dekat lambung kapal untuk dibakar," paparnya. 

Video Trending Pilihan Redaksi:

Berita Terkait

'Wonderful Indonesia' Raih Gelar Terbaik di Ajang Turisme Dunia 'Wonderful Indonesia' Raih Gelar Terbaik di Ajang Turisme Dunia
Sekjen UNWTO Taleb Rifai Puji Menpar Arief Yahya Sekjen UNWTO Taleb Rifai Puji Menpar Arief Yahya
Rakornas Pariwisata Atasi Problem Konektivitas Rakornas Pariwisata Atasi Problem Konektivitas

#Jakarta #Bakar Tongkang #Bagansiapiapi #Menteri Pariwisata #Arief Yahya #Luhut Binsar Pandjaitan

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar