Bukan WhatsApp dan BBM, Ini Aplikasi Pesan Favorit Teroris

Aplikasi pesan Telegram (Techweez)

Arah -  Ternyata para teroris bukan menggunakan aplikasi pesan WhatsApp untuk berkomunikasi dan menyebar propaganda. Tapi mereka memakai aplikasi yang mirip Whatsapp, yaitu Telegram.

Telegram adalah aplikasi pesan yang punya tingkat enkripsi yang ketat.

Pihak berwenang di Australia dibuat pusing untuk mencari cara membuka aplikasi chat Telegram.

Laporan dari London, Inggris, menyatakan serangan teror yang terjadi di Barking, Borough Markets dan London Bridge, saling terkait dan terhubung dengan penggunaan aplikasi Telegram, dilansir The Sidney Morning Herald, Jumat (9/6).

ISIS juga mengklaim bertanggung jawab atas serangan bom di Paris dan menewasakan 130 orang pada November 2015 lalu, dengan menggunakan Telegram.

Baca Juga: Kepolisian China Tangkap Pelaku Jual-Beli Data Pengguna iPhone
Samsung Bikin Ponsel Flip Berlayar Ganda?

Direktur ASIO, Duncan Lewis mengatakan penggunaan komunikasi yang terenskripsi oleh teroris menjadi perhatian penting pihak kepolisian dan intelejen.

"Perubahan teknologi yang cepat memberi alat baru untuk menyembunyikan aktivitas dari petugas keamanan dan penegak hukum," kata Duncan.

Bahkan, laporan dari Middle East Media Research Institute di Amerika Serikat menyebutkan Telegram adalah 'aplikasi pilihan' untuk anggota dan pendukung ISIS.

Video Trending Pilihan Redaksi:

Berita Terkait

Hasil Survei: Elektabiltas Ahok-Djarot Melambung Pasca Debat Hasil Survei: Elektabiltas Ahok-Djarot Melambung Pasca Debat
Perdana Menteri Inggris Kutuk Serangan di  Westminster Bridge Perdana Menteri Inggris Kutuk Serangan di Westminster Bridge
Pilgub DKI Diikuti Agus-Sylvi dan Ahok-Djarot Saja, Siapa Unggul? Pilgub DKI Diikuti Agus-Sylvi dan Ahok-Djarot Saja, Siapa Unggul?

#Jakarta #Aplikasi pesan Telegram #teroris #aplikasi online

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar